Wednesday, December 17, 2008

Tukang Ojek


Menunggu di Pinggir tol jati bening dari jam 21.00-23.00 lebih membuat dunia teras bergerak lambat. Saya janjian antar barang pesanan teman yang mau di bawa ke Bandung, dari pada kerumahnya lebih baik langsung janjian dipinggir tol biar sekalian berangkat, eh malah dia ke kuningan ( Jl. HR Rasuna said) dulu jadi lama deh...

Tapi banyak sekali pelajaran kehidupan yang saya dapat, dari menunggu yang menjemukan tadi. Banyak sekali tukang ojek yang mangkal dipinggir tol jatibening mereka saling bererbut penumpang sampai-sampai ada kordinatornya sendiri yang mengatur dari FBR (Forum betawi rembug), selama hampir dua jam lebih saya menuggu saya sempat ngobrol dengan beberapa tukang ojek. Pendapatan mereka perhari paling 30-50rb belum dipotong bensin dan beli rokok serta uang timer sebesar Rp 3000 sekali masuk perhari, Kalo tidak jadi anggota ojek disitu, ada yang ngojek di situ bakalan ditegur dan diusir.

Kebanyakan memang orang betawi sekitar jati bening yang ngojek, mereka untuk mendapatkan motor pun awalnya jual tanah, sekarang lebih enak banyak kredit motor yang lebih mudah untuk mendapatkan motor. Mungkin juga ini penyebab banyaknya tukang ojek. Jadi awalnya jual tanah buat beli motor, motornya sudah tua tukar tambah sama yang baru, nyicil lagi dari hasil ngojek.

Tapi ada yang hebat loh beberapa hari yang lalu, saya dapat sepiring nasi kuning lengkap dengan ayam gorengnya, ternyata adalah sepiring nasi selametan karena yang punya hajat sudah lunas cicilan motornya. Semua tetangga dapat Sepiring nasi kuning tersebut. Memang yang lunas cicilan motornya adalah pengojek.

Wah kalo yang lunas cicilan mobil kasiin apa ya ketetangga?

Foto by jakartaenjoy.files.wordpress.com/2008/03/ojek.jpg

Friday, November 28, 2008

Paddock Chairs


Waktu Ke Bandung beberapa minggu yang lalu saya juga bertemu dengan seorang pembuat paddock chairs. Kursinya bagus banget sampe-sampe Di3va pesen juga, hasil ngobrol-ngobrol akhirnya saya diminta bantuin pemasarannya untuk di Jakarta.

Ini ada fotonya, logonya kita bisa ganti dan pesanan custumized.
Harga perbuahnya murah banget kok, apalagi kalo kita bikin sendiri dijamin gak bisa deh..

Untuk pesanan kursi-kursi yang lain, misalnya untuk kursi kantor silahkan lihat di http://kursibif.blogspot.com atau disini

ada yang butuh silahkan kontak saya.

Wednesday, November 26, 2008

Print Bisnis


Setiap saya melakukan cetak mencetak mulai dari Ngeprint kartu nama, pembuatan pin, proof cetak hingga membuat banner digital print yang cepat saya selalu datang ke toko ini. Dibandingkan ke Subur printing atau tempat lainnya disekitar Tebet saya lebih memilih kesini.

Ditempat ini kita masih bisa edit file atau sekalian design apa yang mau kita cetak. Tempat ini memang one stop shopping untuk Print, sayang lokasinya memang mojok dan di wilayah macet, Jatinegara ujungnya jalan matraman. Banyak sekali orang-orang yang ingin ngeprint digital printing mulai dari EO hingga caleg-caleg yang ingin pasang foto dan dirinya di bawah pohon he he.. ini mungkin berkah pemilu bagi toko ini.

Dulu mereka buka dari jam 9 sampai jam 5 sore sekarang buka dari jam 8 pagi hingga 10 malam dan operator dengan deretan komputer untuk edit juga bertambah pertanda bahwa bisnisnya berkembang.Kalo siang hari kita ke sini dijamin ngantri.

Kemaren sewaktu saya kesana kebetulan saya kenal sama yang punya, katanya si koko lagi ke Hongkong buat seminar dari Xerox dan semua fasilitas ditanggung, dari Indonesia cuma si Koko ini aja yang berangkat.

Sayang mereka kurang respect sama costumer,sama pelanggan, sepertinya hubungan mereka hanya berdasarkan uang saja, hubungan secara kemanuasiaan tidak dibangun.

Tuesday, November 11, 2008

Ingin Rasanya Aku Bertanya...a poem by Sara Risman


Kepada Adam, ingin rasanya aku bertanya..
Bagaimana rasanya menjadi satu-satunya org di dunia..
Bagaimana liciknya iblis memperdaya hatinya
Bagaimana rasanya kehilangan Hawa bertahun-tahun lamanya?

Bagaimana rasanya memiliki anak yg saling membunuh?
Bagaimana rasanya menyaksikan jutaan malaikat bersimpuh di kakimu?
Seberapa nikmatnya sebenarnya rasa buah khuldi itu?
Sehinga karenanya, dari syurga engkau terbuang jauh

Ingin rasanya aku bertanya kepada iblis?
Tidakkah dia begitu iri kepada idris?
Yg menikmati syurga bahkan tanpa melewati mati
Dikarenakan tingginya iman dan mulianya hati..

Aku tidak bisa membayangkan betapa lucu
Melihat orang-orang melumuri kotoran dirinya sendiri di sekujur tubuh
Dan bagaimana susahnya mengumpulkan hewan-hewan ke dalam perahu
Yg jawabannya hanya bisa diberikan oleh Nuh.

Aku juga ingin bertanya kepadanya..
Bagaimana ia bisa melihat anaknya tenggelam dan pasrah
Bagaimana dahsyatnya hujan badai yg menelan negrinya..
Hingga punah.

Lalu aku ingin mendengar Hud dan Shaleh bercerita..
Tentang murkanya Allah atas umat mereka
Bagaimana ketakutan yg dialami kaumnya
Saat petir, dan angin kencang menerpa

Dan bagaimana pula cerita Ibrahim yang menghancurkan berhala-berhala ayahnya dengan berani
Mencari Tuhan di antara bintang, bulan dan matahari
Menunggu keturunan sampai usia 90 tahun lebih
Dan meninggalkan putra pertamanya di padang pasir yg sepi

Apa yg terlintas di benaknya ketika
Diperintah Allah untuk menyembelih anak semata wayangnya
Lalu apakah bila dia masih hidup kini, dia akan bangga
Melihat jejak hidupnya masih ditapaktilasi oleh semua orang Islam di dunia

Lalu Luth, rasanya ingin aku menangis kepadanya..
Mengatakan bahwa sisa kaumnya itu kini masih ada
Bahkan semakin banyak dan merajalela
Dan dunia seakan semakin menghalalkannya

Akankah Allah memberi azab yang sama kepada kami
Bila umat manusia kini kembali lagi
Seperti umat – umat di zaman nabi
Yg bangkang atas perintah Ilahi?

Untuk Ismail, aku ingin bertanya, ... pada ibunya.
Bagaimana cara membesarkan anak yg begitu taqwa
Ditengah gurun pasir, tanpa air, tanpa ayah
Yg lalu dengan ikhlas menyerahkan jiwa ke Rabbnya di usia yg sangat belia

Menurutku akan sangat menarik
Melihat Ismail dan Ishaq berkakak-adik
Pasti mereka berbeda sekali, walau keduanya nabi
Yang satu menurunkan Muhammad, yg satu lagi .. yahudi.

Apa yg telah dilakukan oleh Yakub, sehingga anak-anaknya begitu iri
Terhadap perlakuannya ke Yusuf sehingga mereka berani
Menjatuhkan adiknya ke sumur dan membohongi
Bercerita bahwa si bungsu telah dimakan serigala..dan mati.

Aku ingin menyaksikan dengan mataku sendiri
Bagaimana tampannya Yusuf sampai membuat Zulaikha jatuh hati
Cerita beliau dari sumur sampai menjadi raja.
Dan aku ingin bertanya apa makna semua mimpi yg aku punya

Aku ingin meminta Ayyub bercerita
Tentang rahasia dari rasa sabarnya yg luar biasa
Bagaimana rasanya ditinggal keluarga di saat-saat paling menderita
Dan bagaimana Allah benar-benar membalas semua kesabarannya..

Dan cerita-cerita lain, dari Syuaib dan Dzulkifli
Serta Yunus yang berada di perut paus karena tinggi hati
Aku ingin mendengar Musa bicara,
Apa benar-benar kelu lidahnya?

Aku ingin bertanya pada ibunya
Bagaimana caranya pasrah kepada Allah begitu rupa
Tahu bahwa Ia akan menyelamatkan putranya
Saat di apungkan di sungai dan merelakan kepergiannya

Ingin rasanya memegang tongkat Musa sebentaaar saja
Dan berjalan di setapak yang di kelilingi samudera
Melihat sinar di tinggi bukit thursina
Dan melihat bagaimana Allah menghidupkan lagi merpati yang sudah terbelah-belah

Dan apakah Harun memang hanya penterjemah
Karena Musa tidak bisa bicara dengan sempurna?
Lalu aku ingin mendengar cerita Ilyas dan Ilyasa
Tentang mukjizat hidangan yang Allah berikan kepada mereka

Aku ingin mendengar Daud bernyanyi
Kabarnya suaranya begitu indah sekali
Dan melihat ia meliuk-liukkan besi
Dan mengalahkan Jalut hingga mati

Dan..oooh.. Sulaiman
Nabi dan raja yg kuasanya selalu di idam-idamkan
Banyak yg kagum atas kemampuannya berbicara
Dengan kaum jin dansemua binatang sedunia

Dan Ratu Balqis? begitu cantikkah ia?
Hingga Sulaiman mau memindahkan singsananya?
Aku mau melihat burung hud-hud dan jin semua rupa
Dan mendengarkan bagaimana bahasa semut ketika mereka bicara

Aku ingin melihat betapa istiqomahnya Zakaria
Yg tidak diberikan keturunan oleh Allah hingga tua
Dan mendengar bagaimana Isa kecil berkata-kata dalam buaian
Dan berapa penyakit yang sebetulnya dapat beliau sembuhkan

Jutaan pertanyaan ingin aku tanyakan pada akhirul anbiya..
Apa yg membuat ia begitu jatuh cinta pada Khadijah
Lalu kesedihan yg Ia rasakan di tinggal oleh sanak kerabat
Dan betapa sempurnanya Abu Bakar sebagai sahabat

Ah.. tak akan habis pertanyaanku untuk seorang Muhammad
Tentang isra mi’raj, fatimah, perang dan sholat
Dan betapa ia selalu mengedepankan kepentingan umat
Bahkan ketika ajal sudah mendekat

Ah.. kapan ya aku berkesempatan bertemu
Orang-orang mulia dari zaman yang terdahulu
Semoga saja aku masuk syurga dengan mereka
Agar bisa terpuaskan rasa ingin tahuku yg selama ini ada.

Amin.

-SR-

Saya ingin menulis tentang penulis puisi ini.

Ia salah seorang dari "The Risman"
Ia anak kedua dari tiga bersaudara semua perempuan
Ia perempuan yang kuat, karena hanya berdua dengan putranya di negeri sebrang(Aussie)
tak seorangpun bahkan suaminya, karena sedang bertugas di sini (US Embassy)
Tekadnya sudah bulat, belajar dan bekerja keras, asuh anak urus rumah semua sendiri.
Keluarga mereka adalah international citizens, pergi keluar negri seperti kita mau ke Bandung.
Kakak tertuanya di KL, adiknya masih di Jati bening, Ayahnya kadang di Indonesia kadang entah dibelahan dunia mana, begitu juga ibundanya.
Ia putri kedua dari Ibu Ely Risman salah satu pakar parenting di Indonesia.
Mari kita tunggu apa yang akan mereka(The Rismans) sumbangkan untuk negeri ini.
Semoga silaturahmi keluarga kami tidak putus...

Sunday, November 09, 2008

Oleh-oleh Trip to Bandung


Selama 3 hari kemarin saya ada di Bandung dalam rangka pameran Produk UKM di ATECE Banceuy, sekaligus menghadiri acara Halal Bi Halal komunitas TDA.Keberangkatan saya ke Bandung memang ala Backpacker agar dapat bersilaturahmi dengan teman-teman di Bandung dan sekitarnya.

Selama 2 malam saya menginap di rumah pak fauzi Rachmanto (terima kasih tak hingga pak atas penerimaan saya sebagai tamu backpacker dari jakarta). Rumah yang nyaman, hotspot lagi (sayang saya gak bawa laptop)
keluarga yang bahagia, kendaraan ada, dilengkapi perpustakaan dengan buku-buku berkualitas itulah kesan saya terhadap rumah beliau. Oh ya terima kasih atas hadiah bukunya pak, sangat berguna buat saya. Paginya kami jalan bareng sekitar komplek yang dekat dengan runway bandara Huseinsastranegara.

Selama 3 hari di bandung (rencana 1 minggu) selain pameran juga acara HBH komunitas TDA reportase dan foto-fotonya bisa di lihat di sini juga disini serta foto-fotonya disini acaranya bermanfaat dan silaturahmi dengan teman-temanlah yang paling saya sukai diacara seperti ini.


Didepan stand Nikmato di ATECE Banceuy

Sunday, November 02, 2008

Kisi-kisi di Elshinta TV


Tontonan favorit saya kalo jam sembilan malam adalah acara kisi-kisi di Elsinta TV, ya elshinta, tidak cuma radio aja. TV lokal Jakarta ini sudah mengudara sejak tahun lalu. Jam tayangnya masih terbatas, iklan pun masih sepi. Jangan cari jadwal acaranya di koran-koran. Sebab koran terbitan Jakarta sendiri tak ada satu pun yang memuatnya.

Meski belum tayang penuh, beberapa program acaranya cukup menarik untuk ditonton, khususnya feature dan program dokumenter, sebagian besar acara rerun (tayang ulang)dari Indosiar. Acara yang suka saya tonton adalah Kisi-kisi yaitu acara yang menampilkan profile pengusaha UMKM sukses dari berbagai industri, biasanya dari sektor agribisnis dan kerajinan.

Dalam satu tayangan menampilkan tiga profile pengusaha dalam satu daerah, seperti semalam tiga pengusaha umkm dari sekitar pandeglang banten, yaitu pengusaha semangka, pengusaha emping melinjo dan pengusaha kerajinan anyaman dari daun pandan. Oh ya acara Kisi-kisi ini tayang dari jam 21.00-21.30.

Acara seperti ini seharusnya diperbanyak diTV karena dapat menginspirasi orang dalam berusaha. Acara serupa dulu pernah ada di TPI namanya kipas-kipas cuma sayang acra seperti ini tidak digarap secara serius dengan produksi yang bagus seperti efek pencahayaan, angle kamera dan animasi yang sesuai, sehingga tidak terkesan seadanya.

Saya punya proposal program untuk acara serupa tapi lebih lengkap karena tidak hanya pengambilan gambar di lapangan (lokasi usaha)tapi juga distudio dan menampilkan pengusaha dan mentornya sekalian yang juga pengusaha sukses nasional. ada yang berminat?

Friday, October 24, 2008

Nikmato Kopi Jahe dan Kopi Jahe Ginseng


Alhamdulillah sudah seminggu ini, menjalankan peran sebagai orang promosi,marketing, sales di perusahaan umkm yang terletak tak jauh dengan rumah tinggal.

Nikmato merk yang diusung untuk kopi jahe dan kopi jahe ginseng hasil produk dari perusahaan yang saya terlibat didalamnya. Pasar penikmat kopi alternatif ini ternyata lumayan besar, terlihat dari omset market leader di pasaran oleh pemain yang lebih dahulu.

Perusahaan Industri rumah tangga ini punya mimpi yang besar sebagai follower yang akan mengerogoti market leader, untuk itu dibutuhkan strategi untuk memenangkan pertandingan ini.

Mudah-mudahan disini saya bisa berjaya membawa brand Nikmato kepuncak disertai kemenangan gilang gemilang dengan direbutnya singgasana market leader di pasaran kopi jahe...Amin

Bagi pembaca yang ingin merasakan nikmatnya kopi jahe dan kopi jahe ginseng dapat memesan disinidan disini

Tuesday, September 16, 2008

Buka puasa dan santunan anak yatim


Laporannya baca disini atau di sini

saya cuma mau laporannya aja, teman-teman yang lain sudah banyak mengulas dengan detail.

Wednesday, September 10, 2008

Aplikasi Rukun Iman Pada Kehidupan sehari-hari


1. Iman Kepada Allah
Prinsipnya Segala tindak-tanduk kita harus sesuai dengan sifat-sifat Allah
Misalnya Arrahman, penyayang, Arrahim pengasih dstrsnya.
Ketika kita kehilangan sesuatu di dunia kita harus bersandar pada Allah semata.
2. Iman kepada Malaikat
Prinsip ini menjadikan kita sebagai orang yang taat,komitmentkepada kebaikan dan gemar beribadah, sesuai apa yang malaikat kerjakan.
3. Iman kepada Rasul Allah
Prinsip Iman kepada rasul ini membuat kita bisa menjadi pemimpin diri sendiri, keluarga dan masyarakat dalam menyebarkan kebaikan dan memeberantas kemungkaran.
4. Iman kepada Alqur'an dan kitab Allah
Prinsip ini membuat kita harus selalu belajar dan menyempurnakan segala sesuatu.
5. Iman kepada hari kiamat
Prinsip ini bisa menjadikan orang yang visioner dan selalu siaputk menghadapi segala kemungkinan dimasa yang akan datang.
6. Iman kepada Qada dan qodar
Prinsip iman kepada qada dan qadar harus menjadikan kita sebagai orang yang terorganisasi dengan baik.

Thursday, September 04, 2008

Rahasia Usaha/Dagang Yang tidak akan Bangkrut


Tadi pagi, Alhamdulillah saya bisa silaturahmi dengan Pak Haji yang sudah malang melintang di bisnis dan sedang membangun beberapa mall yang mati, sedang membangun properti bagi kaum miskin dan rumah sakit khusu wanita dan anak-anak.

Dia memberi tips agar usaha/dagang tidak bangkrut yang dinukil dari Alqur'an surah 89 (Alfajr) ayat 17-20 yaitu:
1. Memuliakan anak yatim (memberi santunan, menyekolahkan dan memelihara)
2. Memberi makan fakir miskin
3. Jangan mencampuradukkan yang halal dan yang haram
4. Jangan mencintai Dunia(harta benda) dengan berlebih, (Jadikan dunia ditanganku dan jangan di hatiku)
Serta dalam berusaha/dagang itu ditambahkan dengan 4 sifat Nabi Muhammad SAW yaitu Sidik, tabligh amanah dan fatonah.

Insya Allah usaha kita akan berjalan lancar dan akan ada rezeki yang datangnya tak diduga-duga.

Pelajaran ini juga yang akan saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari saya, mudah-mudahan. Amin ya robbal alamin.

Wednesday, September 03, 2008

"What is the Secret to Getting Rich Today?"

By Dr. Joe Vitale

It's Saturday morning as I write this article. I'm headed out to the lake today. A friend bought a boat and wants to take Nerissa and me out for a ride. Since I haven't had a day off in months, I'm ready for the clean air, the sun on my face, and the fast ride with good company.

Still, I'm nervous.

I'm afraid he's going to ask me about last weekend's seminar. People paid $5,000 each and came from across the planet to attend my private intensive event on Hypnotic Writing skills. I allowed only 10 people in the room. And I screened everyone who attended. I was about to reveal the most advanced strategies known to humanity for persuading with words, and I didn't want any riff raff.

I'm not kidding. I even had a guest speaker reveal the chilling little known secrets of persuasion. He had been raised in a cult. Later, he was an undercover agent. He once had a shotgun held to his head for 40 minutes. He used words to escape with his life. It was all, well, hypnotic.

This is the kind of forbidden knowledge I revealed in my weekend intensive.

My friend knows this. Like a lot of people, he's curious. He heard that I revealed the three secrets to writing copy that I've never told anyone before.

He heard that I explained my own private formula for writing sale letters -- a formula I've never revealed anywhere, ever before.

He also knows that I explained my private checklists for reviewing copy. And -- I almost regret this -- I gave away some of my original tricks for making all writing more engaging, almost irresistible to read.

I also revealed my ideas about Hypnotic Graphics, the "intimacy factor," the wisdom in comic books, a lesson from hypnosis, the power of optical illusions in words, the need to strive for the impossible, how to direct the mind, and more. I even explained how people think, and unveiled why I call myself the "Michelangelo of Words."

On top of all that, I gave the 10 people in my event a copy of my new volume, the Hypnotic Writing Training Manual, the definitive, ultimate work I will never sell or give away because it is so powerful. (There's one graphic in the manual so gripping that the man who bound the books for me looked at it and said, "Trippy!")

My friend wants to know what I revealed. He also wants that manual. Yes, he's a friend. But he's also in business. He knows that if he learns and uses these proven methods, his business will double, maybe even triple. People who attended the event said the experience was a "20" on a scale of 1-10, with 10 being fantastic. My friend is drooling.

What am I going to do?

Go to the lake, take the boat ride, and prepare myself to be grilled by my friend, or stay here and work on something important?

The truth is, the question is for you to answer.

That's right.

You.

Do you want to spend the day on the lake -- or whatever the equivalent of that is to you -- or to do you want to knuckle down and make some real money in your own business?

The question concerns choice, life direction, and your own personal power.

Most people get bounced around by the circumstances of life. As I say in my forthcoming new book, "The Attractor Factor," you are the primary creative force in your life. You can choose where you want to go, or you can let the winds blow you around like a mindless feather.

This morning my friend invited me to the lake. Will I go or will I stay here and work?

The answer is obvious. He's waiting for me right now. But here I am, writing this article for you. This comes first. This is more important. This is crucial.

But what's your answer?

When you're torn between learning how to make a good living online, and a distraction, what do you choose?

Anyone serious about making money or even getting rich on the Internet, or anywhere else, needs to come from a position of mental strength.

After all, many people say they want to get rich. But how many of them are investing in their own success? How many invest in books, courses, seminars, and trainings? And of those who do invest in their own desire to get rich, how many actually use what they learn? How many choose to "go to the lake" rather than implement what they learn?

My question to you today is this:

Who is making your choices?

Your answer is the key to your success.

As for me, will I go to the lake today?

Maybe. Balance is good. Play is good. But I first have to finish this article for you. It contains a message for all of us. It's the top priority. It can help you, and others, discover the secret for getting rich.

Am I worried about my friend probing, wanting to get the confidential secrets of my $5,000 weekend?

Not anymore. I've set my mind to close that door. Anyone who wants my secrets knows how to get them. We filmed and recorded the entire weekend. I'll announce how to get them on October 5.

The lesson here is this:

Who's in charge of you?

Will you read this article and make a decision to do what's right for your goal to be rich, or will you go turn on the TV?

The choice is yours.

Your future depends on your answer.

Your wealth depends on your answer.

Choose wisely.

That said, I'm now headed to the lake.



****************************************

Dr. Joe Vitale is author of way too many books to list here, including the #1 best-selling books "Attractor Factor" and "Spiritual Marketing," the best-selling e-book "Hypnotic Writing," and the best-selling Nightingale-Conant audioprogram, "The Power of Outrageous Marketing." His latest books are the best-selling "The Greatest Money-Making Secret in History" and "Adventures Within." He's being called "The Buddha of the Internet." Sign up for his monthly ezine and see many articles by him at http://www.MrFire.com

****************************************

© 2004 Joe Vitale. All rights reserved.

You have permission to publish this article electronically or in print, free of charge, as long as the signature box is included.

Hypnotic Marketing, Inc.
121 Canyon Gap Rd.,
Wimberley TX 78676

Tuesday, August 26, 2008

Testimonial untuk Komunitas tangan Diatas


Ass, wr wb

Saya gabung di TDA ketika masih Jadi Karyawan di jakarta, 2 tahun lalu.
pertama-tama yang saya dapatkan adalah teman-teman satu visi, satu tujuan.
waktu itu saya berbisnis Event organizer, Hari terakhir saya resign dari kantor saya di jemput oleh teman-teman dan kita ngumpul di sarinah thamrin. Wah saya sangat beruntung punya teman dari Milis tapi saya rasa sudah seperti saudra sendiri.

Alhamdulillah bisnis berjalan tidak sesuai rencana, tapi saya dapat motivasi setiap hari dari postingan teman-teman. kalo kurang saya datangi kerumahnya atau kantornya dan kita semangat lagi.

Kita bikin event-eventnya Tda awal-awal seperti nonton Film The secret, seminar internet marketing, seminar properti, bedah buku, personal development, cash flow dengan action coach sampai bertemu dengan Brad Sugar dll sebelum terbentuk tda-M.

Alhamdulillah setelah berjalan Dua tahun saya pun masih belum ketemu bisnis yang cocok, coba membangun dira gemilang corporate gift dan merchandising, buka kounter pulsa, ikutan magang di tanah abang dengan haji Alay, ikutan jadi agennya kinaya, bikin eo sama temen, jadi reseller kursi kantor dll. Semua itu pembelajaran berharga buat saya dan Tda adalah tempat untuk belajar, sharing,silaturahmi, curhat(dimastermind) walaupun belum berjalan lagi. Sampai saat ini saya masih jadi self employee (tingkat 1 versi entrepreneurnya brad sugar), coba nego dengan Debt collector karena kredit macet, masih pinjam uang istri (karena istri masih karyawan), tapi salute buat tda yang sudah mengencourage, menginspirasi, memotivasi dan membuat para membernya untuk segera bertindak.

Saya adalah salah satu dari 10.000 pengusaha miliader yang tangguh dan sukses di tahun 2018.

salam buat TDA,

www.didinrazani.blogspot.com

Tuesday, August 12, 2008

Mama dicini aja cama dede di umah.....



Ya, itulah kata-kata yang di lontarkan anak kedua saya ketika ibunya berangkat kekantor. Malah dia buka lemari pakaian dan mengambilkan daster untuk dipakai ibunya,karena kalo pake daster pasti ibunya tidak pergi dan dia tahu itu.

Target saya adalah merumahkan istri yang sekarang masih bekerja di salah satu bank swasta. Memang darui rumah kekantor istri saya dekat sekali bisa diantar pake motor pulang balik paling 25 menit.

Sampai saat ini hampir setiap pagi si Bintang (nama anak saya kedua) masih menangis lihat ibunya berangkat, untuk itu ia perlu ikut dulu sampai 50m dari rumah terus dijemput sama pengasuhnya. Alhamdulillah kami dapat pengasuh yang sudah seperti ibu kami sendiri jadi saya tidak masalah ketika meninggalkannya di rumah.

Setelah saya antar istri, itupun setelah saya antar anak pertama kesekolahnya, saya pulang lagi kerumah untuk bermain dengan Bintang kurang lebih 30-40 menit baru setelah itu saya mandi dan berangkat.

Saya ingin kami sekeluarga dirumah sambil menjalankan bisnis yang sudah berjalan sehingga yang punya bisa jalan-jalan

Sunday, August 03, 2008

Work shop Young entrepreneur Starrt Up 2008 Jakarta


kamis 31 Juli kemarin saya sangant beruntung bisa ikut work shop Yaoung entrepreneur start Up 2008 di jakarta yang di adakan oleh,Majalah Wirausaha dan Keungan bekerjasama dengan Indonesia Business links dan didukung oleh Diageo Foundation.

Pembicara yang hadir adalah sbb:
1. Petrus C. Marsana mantan professional yang pindah kuadran menjadi entrepreneur.
2. Fauzi rachmanto seorang pengusaha dari Bandung yang blognya ada di links blog ini juga
3.Zainal abidin seorang teroris entrepreneur seorang rektor di Institut Kemandirian yang baru saja launcing buku judul : Monyet aja bisa cari duit!
Dan terakhir Presentasi dari IBL tentang program YES 2008 ini.

Masing-masing pembicara membawa materi yang menarik dan bermanfaat buat temen-temen yang ingin berbisnis. Pak Petrus denga topik "berbisnis itu Mudah" membawakan materi yang ringan namun berat yang paling mudah dipahami adalah bahwa berbisnis itu dimulai dari melihat fenomena di masyarakat dan ini bisa dijadikan opportunity yang kemudian bisa dijadikan produk sebagi solusi dari fenomena tersebut.

Kemudian pak Fauzi Rachmanto dengan BINTANGnya:
B = Beliefs
I = Imagination
N = No Fear
T = Team
A = Act Now
N = No Excuse
G = Give and Let it God
Mental seorang pengusaha itu harus seperti Bintang yang penjabarannya menuntut kita untuk menuliskan tentang ke7 sifat-sifat itu.

Bang Jay dengan gayanya yang khas dan humoris memberikan presentasi yang tak kalah hebatnya buat audience yang hadir.
Acara ditutup dengan informasi bahwa siapa yang punya ide bisnis yang kemudian di tulis dan kirimkan ke Indonesian Business Links nanti akan di berikan bimbingan selama setahun termasuk pendanaan.

Next YES Jogjakarta Tgl 14 Agustus 2008 Dixie Cafe Gejayan


Bang Jay Sedang beraksi

Thursday, July 24, 2008

8 Secret Santuni 1000 Anak Yatim


Dalam rangka launcing buku 8 Secrets Delapan Rahasia Meraih kebahagiaan Dunia dan Akherat, Kami dari EO akan menyelenggarakan Santunan bagi 1000 Anak yatim yang Insya Allah akan di laksanakan Pada:
Hari/Tanggal : Sabtu/20 September 2008
Waktu : 15.00-18.00 WIb
Tempat : Masjid At Tin, TMII, Jakarta Timur

Yang ingin dapat buku 8 Secrets sekaligus menyantuni anak yatim pada bulan Ramadhan tersedia paket sbb:
Paket A (Rp350.000)mendapatkan:
1 buah Buku 8 secrets Hard Cover senilai Rp 195.000
Gratis Seminar Full Day 8 Secrets senilai Rp 850.000
Gratis CD Entrepreneur Power senilai Rp 99.000
Satu paket santunan anak yatim (Bingkisan dan uang saku)

Paket B (Rp 250.000)
1 buah Buku 8 secrets Hard Cover senilai Rp 195.000
Gratis Seminar Full Day 8 Secrets senilai Rp 850.000
Gratis CD Entrepreneur Power senilai Rp 99.000
Satu paket santunan anak yatim (Bingkisan)

Paket C (Rp 195.000)
1 Buah buku 8 Secrets Hard Cover senilai Rp 195.000
Gratis Seminar Full Day 8 Secrets senilai Rp 850.000
Gratis CD Entrepreneur Power senilai Rp 99.000

Untuk Informasi lengkap hub blog ini, atau telp 021-94021645 HP:085285059247

Tuesday, July 22, 2008

Kematian Yang Pasti Datang

Tadi pagi saya dapat kabar ada tetangga kira-kira 200m dari rumah meninggal dunia.
Seorang wanita, umur 22 tahun meninggal akibat sakit panas.
Saya melayat, ikut membantu menggali kuburnya walau hanya beberapa menit karena pagi ini saya ada janji jam 10 pagi.

Kematian pasti datang cepat atau lambat, tak peduli berapapun umur kita sekarang maka dari itu sudahkah kita siap?

Pagi ini saya diingatkan untuk menyiapkan kematian yang pasti datang. Untuk keluarga apa yang saya sudah siapkan? untuk masyarakat sekitar apa kontribusi saya yang selalu mengingatkan akan saya kalau saya sudah meninggal? Terlebih untuk saya sendiri apakah saya sudah siap menghadap sang mahapencipta, Illahi rabbi!!, Ibadah apa yang saya persiapkan untuk menghadapNya?
Adakah Legacy yang saya tinggalkan?

Pertanyaan-pertanyaan itu akan saya jawab dalam menjalani kehidupan ini.

Monday, July 21, 2008

Kredit Usaha Rakyat ( KUR)


Saya akan informasikan Tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR BRI) kebetulan saya dapat brosurnya sewaktu mas fajar S Pramono presentasi di Forum jum'at TDA.

Persyaratannya:
* individu/perseorangan, badan usaha,badan hukum,kelompok dan koperasi.
* Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
* Copy legalitas usaha (SIUP & NPWP)
* Copy identitas pribadi (KTP,KK,akte nikah, pas foto)

Jumlah kredit hingga RP 500,000,000,-
Jangka waktu hingga 36 bulan untuk kredit modal usaha yaitu untuk:
-menambah stock dan jenis barang dagangan
-membiayai tagihan atau hutang usaha
-uang muka pembelian barang
-cadangan kas dll

Jangka waktu hingga 60 bulan untuk kredit investasi yaitu untuk:
-membeli/membangun/memperluas/merenovasi tempat usaha
-pembelian armada transportasi,mesin,alat-alat produksi dll.

Gratis biaya -Provisi,administrasi,survey,appraisal,pengikatan agunan,asuransi kerugian,penjaminan.

Untuk informasi area Jakarta dan sekitarnya silahkan hubungi BRI di
1. BRI Kantor cabang Kramat, jl. kramat raya no.138 telp. 3100152-55
2. BRI KCP Sunan Giri Rw Mangun telp. 47860123
3. BRI KCP Manggarai Tel. 83703337/83703720
4. BRI KCP Pramuka telp. 8517731/8581703

Monday, July 07, 2008

Seminar 8 Cara Bisnis Tanpa Uang Tunai (Re Schedule)

Anda ingin memulai usaha untuk menuju "Financial Freedom" atau posisi sekarang sebagai seorang karyawan dan ingin punya usaha untuk sambilan tapi bermasalah dengan Uang tunai! Uang tunai tidak cukup untuk modal, baik untuk sewa toko (offline atau online), modal kerja, beli peralatan dan lain sebagainya, Tidak usah Khawatir karena ada jawabannya di Seminar ini.

Ikuti Seminar 8 Cara Bisnis Tanpa Uang Tunai, bersama Valentino Dinsi Penulis buku Best seller "Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian" pada:
Hari : Sabtu 2 Agustus
Jam : 09.00 - 13.00
Tempat : Ruang Komisi Utama Lt 3 Gedung BPPT.
Jl. MH. Thamrin 8, Jakarta 10340
Biaya : Rp. 75.000,-
termasuk ; Makan siang (box)dan gift menarik serta berhak mengikuti
seminar bulanan gratis bersama tokoh entrepreneur Indonesia.

Informasi dan pendaftaran di 021-94021645, telp/fax: 0218706396
email:didinrazani@gmail.com

Buruan daftar tempat terbatas, silahkan trnsfer ke BCA a/n Muhidin Acc
4361346691.
Kemudian sms ke 02194021645 untuk konfirmasi.

Sunday, June 29, 2008

Penghasilan dari Sunatan


Tadi pagi saya mengantar keponakan sunatan ke salah satu mantri sunat di dekat rumah (gak deket-deket banget sih, sekitar 3-4 km dari rumah), namanya Ustadz Syarif.
Saya berangkat persis setelah adzan subuh dapat nomor antrian 19.
Ternyata ada yang mulai antri jam 3 pagi, karena sekarang sedang musim liburan sekolah maka banyak sekali anak-anak yang akan di khitan (sunat).

Minggu pagi ini ada 32 anak yang akan disunat, itu hanya sampai jam 7 pagi yang datang dan kemungkinan akan bertambah terus. Kalau musim liburan sekolah rata-rata perhari bisa sampai 50-100 anak, bayangkan biaya khitan Rp 200.000,-/anak ditambah dengan persyaratan seekor ayam jantan, maka pendapatan perhari Ustadz Syarif sekitar Rp 20.000.000,- perhari + 100 ekor ayam. Wow pendapatan yang fantastis.

Ustadz Syarif ini tidak hanya menerima sunatan sehari-harinya beliau juga juru pengobatan. Anak-anak yang dikhitan tidak merasa sakit dan tidak ada setetes darah sedikutpun yang keluar dari ujung kulit yang disunat, mungkin karena ada doa-doa tertentu yang dilakukan sebelum suntik anastesi dan setelah selesai melakukan pemotongan itu. Setelah selesai diberi obat oral dan rivanol untuk membersihkan luka persis seperti dokter dan memang ustadaz ini seorang mantri.

Kembali ke penghasilan si Ustadz memang saat panen adalah saat liburan sekolah anak baik itu liburan semester ataupun idul fitri, bila tidak dimusim libur paling-paling 1-10 anak yang dikhitan oleh beliau.

Tukang sunat ini sudah memberikan manfaat untuk orang lain sesuai moto diblog ini, juga bila pintar memenfaatkan penghasilan yang fantastis tadi pasti bisa menghasilkan financial freedom juga dan kenyataannya si ustadz ini memang sudah financially freedom, karena dia bekerja berdasarkan passionnya.



Ustadz Syarif dan Keponakan saya

Tuesday, June 24, 2008

Wirausaha muda Mandiri 2008


Sebagai salah satu pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR), Bank Mandiri kembali melaksanakan Program Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2008.

Program ini tercetus dari keprihatinan Bank Mandiri melihat banyak generasi muda yang menganggur dan tidak tertampung pada kesempatan kerja di sektor formal. Sesuai data tahun 2007, sebanyak 750.000 lulusan mahasiswa adalah menjadi pengangguran. Hal tersebut merupakan suatu kondisi yang ironis ditengah kondisi perekonomian Indonesia.

Sehubungan dengan hal tersebut, sebagai rasa apresiasi / penghargaan kepada mahasiswa dan alumni yang berani terjun menjadi seorang wirausahawan, Bank Mandiri melaksanakan Program Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri untuk ke-2 kalinya.

Kami mohon kerjasama Bapak / Ibu untuk dapat menyebarluarkan informasi ini, sehingga dapat menginspirasi generasi muda untuk tidak hanya menjadi generasi pencari kerja (job seeker) namun mampu menjadi generasi pencipta lapangan kerja (job creator)

Berikut kami sampaikan promotion material dan formulir pendaftaran program tersebut. Informasi dan formulir pendaftaran juga dapat di download disini atau melalui www.bankmandiri.co.id. Apabila ada hal-hal yang ingin ditanyakan lebih lanjut, mohon dapat menghubungi kami melalui email : wmm@bankmandiri.co.id

Demikian dan terima kasih atas kerjasamanya

Salam Wirausaha Muda Mandiri!

Monday, June 16, 2008

Seminar 8 Cara Bisnis Tanpa Uang Tunai


Anda ingin memulai usaha untuk menuju "Financial Freedom" atau posisi sekarang sebagai seorang karyawan dan ingin punya usaha untuk sambilan tapi bermasalah dengan Uang tunai! Uang tunai tidak cukup untuk modal, baik untuk sewa toko (offline atau online), modal kerja, beli peralatan dan lain sebagainya, Tidak usah Khawatir karena ada jawabannya di Seminar ini.

Ikuti Seminar 8 Cara Bisnis Tanpa Uang Tunai, bersama Valentino Dinsi Penulis buku Best seller "Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian" pada:
Hari : Sabtu 26 Juli
Jam : 09.00 - 12.00
Tempat : Gedung Adhi Graha (Surveyor Indonesia) lt 4
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav 56 Jakarta selatan
Biaya : Rp. 75.000,-
termasuk ; Makan siang (box)dan gift menarik serta berhak mengikuti
seminar bulanan gratis bersama tokoh entrepreneur Indonesia.

Informasi dan pendaftaran di 021-94021645, telp/fax: 0218706396
email:didinrazani@...

Buruan daftar tempat terbatas, silahkan trnsfer ke BCA a/n Muhidin Acc
4361346691.
Kemudian sms ke 02194021645 untuk konfirmasi.

Tukang jagal Dapat Duit 16 Milyar


Tulisan ini saya kutip dari sini
Minggu lalu dalam sebuah penerbangan malam hari dari Banda Aceh – Jakarta, saya duduk bersebelahan dengan bapak tua berusia 60-an tahun. Namanya pak Zainal Abidin. Penampilannya sungguh sangat bersahaja. Bajunya tampak lusuh dengan peci hitam tua menghias kepalanya. Ia bilang kalau hingga beberapa tahun lewat, ia menekuni pekerjaan sebagai seorang penjagal dan penyembelih sapi. Ya, di hari-hari biasa atau juga dalam setiap hari raya Idul Qurban tiba, ia dengan setia menekuni profesinya sebagai sang penyembelih sapi.

Ia bercerita kalau ia hendak berangkat umroh ke tanah suci dengan fasilitas pelayanan super VIP a la hotel bintang lima. Terus terang saya agak terkejut dengan pengakuannya ini. Dan sungguh saya lebih terkejut dan hampir terloncat dari kursi pesawat (untung saya pakai sabuk pengaman), saat ia bilang kalau baru saja ia mendapat rezeki dari Yang Diatas sebesar Rp 16 milyar. What?!! 16 milyar rupiah? Ini bukan uang yang sedikit lho pak. Bisa buat beli helikopter.

Lalu dari mana pak Zainal memperoleh rezeki nomplok sebesar itu? Mari kita simak kisahnya. Sejak tahun 80 hinggan 90-an lalu, Pak Zaenal bilang kalau ia selalu rajin menyisihkan penghasilannya untuk membeli tanah sepetak demi sepetak. Dan kita tahu, dalam era konflik saat itu harga tanah di bumi Rencong relatif murah. Namun pak Zainal ternyata punya keyakinan positif : suatu saat bumi Naggroe Atjeh Darussalam, tempatnya berpijak, pasti akan dilimpahi kemakmuran. Begitulah dengan keyakinan itu, ia pelan-pelan selalu menyisihkan tabungannya buat membeli tanah dipinggiran desa penuh rawa hingga seluas 8000 meter persegi. Rata-rata harganya hanya Rp 20,000 per meter persegi.

Ternyata visi investasi Pak Zainal (wah Pak Zainal sendiri mungkin tak tahu apa itu visi investasi….) benar dan sangat akurat. Selepas tsunami dan kesepakatan damai, uang trilyunan rupiah mengalir ke Serambi Mekah. And thanks God, kebetulan tanah rawa punya Pak Zainal masuk area perluasan jalan raya tembus antar kabupaten. Begitulah, akhirnya disepakati tanah seluas 8000 meter persegi itu dibeli oleh Pemda Aceh seharga Rp 2,000,000,- per meternya. Alhasil, fulus sebesar Rp 16 milyar dengan sukses masuk ke kantong baju Pak Zainal.

Lalu, apa yang bisa kita pelajari dari kisah dramatis ini? Setidaknya ada tiga poin pelajaran penting tentang financial planning yang bisa kita petik dari kisah Sang Penyembelih Sapi ini.

Poin yang pertama adalah sebuah konsep yang dalam wacana wealth management disebut sebagai exponential income growth. Atau pertumbuhan pendapatan secara eksponensial. Pak Zainal membeli tanah dengan harga Rp 20 ribu dan kemudian menjualnya Rp 2 juta. Ini artinya naik seratus kali lipat atau 10,000 % !! And sorry to say, kalau Anda termasuk kelas pekerja kantoran, Anda hampir tak mungkin bisa meraih pertumbuhan pendapatan secara eksponensial ini. Sebab, rata-rata kenaikan gaji karyawan per tahun hanyalah 10 % (ini pun sudah tergerus oleh laju inflasi). Kalaulah gaji Anda 10 juta per bulan, Anda perlu waktu 133 tahun untuk mengumpulkan uang sebesar 16 milyar (dan saat itu, Anda pasti sudah berubah menjadi tulang belulang di alam baka sana). Poinnya jelas : untuk memperoleh exponential income growth, Anda mesti memiliki bisnis sendiri atau melakukan investasi atas aset produktif (seperti tanah, properti, atau saham).

Poin pelajaran yang kedua adalah apa yang kini lazim disebut sebagai passive income. Bahasa kerennya : membiarkan uang bekerja untuk Anda, dan bukan Anda bekerja mati-matian untuk mencari uang. Pak Zainal bercerita, kalau uangnya tersebut sebagian telah disimpan di deposito, sebagian dibagikan kepada anak-anaknya, dan sebagian diinvestasikan kembali dalam bentuk properti dan tanah (dan sebagian lagi dipakai untuk umroh dengan fasilitas super VIP….). Kalaulah yang didepositokan 10 milyar, dengan asumsi bunga 1% per bulan, maka tiap bulan Pak Zaenal bisa menerima uang sebesar Rp 100 juta……dan uang ini akan terus mengalir tanpa dirinya bekerja. Sepanjang hari, pak Zaenal bisa tidur leyeh-leyeh atau menggembalakan sapi di pinggir sawah. Sementara sebagian dari kita, sekedar untuk mendapatkan 5 juta per bulan pun harus bekerja keras, berangkat dari rumah jam 6 pagi, pulang selepas Isya. Dan dikantor dimarahin bos lagi. Sementara dijalanan terjebak macet sambil kena damprat kondektur metromini……(duh Gusti, nasib, nasib….).

Poin pelajaran yang terakhir adalah apa yang disebut sebagai financial freedom atau kebebasan finansial. Dengan uang sebesar 16 milyar rupiah, pak Zaenal tak perlu risau lagi tentang masa depan anak dan cucunya hingga tujuh turunan. Ketika harga BBM terus melambung, banyak orang mengeluh, protes dan membakar ban dijalanan (emang setelah ban dibakar, sim salabim, harga BBM bisa kembali turun?). Mungkin akan jauh lebih baik jika energi untuk mengeluh dan protes itu disalurkan untuk meningkatkan income growth guna meraih financial freedom – persis seperti yang ditunjukkan pak Zaenal itu. Dengan financial freedom, kita tak perlu lagi panik setiap kali diguncang oleh kenaikan harga bahan pokok dan BBM. Kelak, ketika harga bensin menjadi Rp 20,000 per liter, pak Zaenal mungkin akan tetap tenang-tenang saja……bisa tetap tidur leyeh-leyeh sambil menggembalakan sapi di pinggir sawah.

Mau tahu terusannya klik disini

Tuesday, June 10, 2008

Sukses Dari Amazon (Habibie Afsyah)


Hari sabtu lalu sewaktu mengikuti seminar Internetku ATMku di BPPT bersama pak Tatang , Saya bertemu dengan Anak muda yang memakai kursi roda dan sudah mendapatkan penghasilan dari internet, dia adalah Habibie Afsyah.
Anak muda ini sungguh menginspirasi peserta karena keterbatasannya, dia kemana-mana menggunakan kursi roda, memegang mikropon dan berbicara aja susah, tapi diluar itu kemauan dan tekadnya luar biasa.
Bermula dari hobynya duduk didepan komputer, internet dan chating. Hobynya ini dilihat oleh ibunya maka diarahkanlah Habibie ini untuk menjadi internet marketing.
Diacara kemaren juga Habibie didampingi ibunya dan saya melihat ibunya adalah orang tua yang mampu melihat sisi baik dari anaknya ini, dia tidak merasa minder punya anak seperti itu dia malah bangga karena dia dianugerahi anak yang sangat istimewa oleh Allah SWT.

"Bahkan 10% dari uang yang Anda , akan langsung saya sisihkan sebagai modal awal untuk membangun yayasan Habibie Afsyah. Yayasan ini adalah wujud nyata rencana saya untuk membantu teman teman yang cacat dan senasib seperti saya." itulah sepenggal kalimat yang saya kutip dari webnya.

Mari kita bantu Habibie untuk mewujudkan impiannya sekaligus sukses dibelantara internet dan lebih spesifik lagi sukses di Amazon, karena Habibie aja bisa masa kita (saya) nggak!

Wednesday, June 04, 2008

Fadel Muhammad as an Agropreneur


Kemaren saya mengikuti Penanaman jagung hibrida di karawang bersama Ketua Dewan Jagung Nasional Bp. Fadel Muhammad dan bupati Karawang Dadang S Muchtar.
Saya berangkat nersama teman yang menjadi pengurus di Dewan Jagung Nasional yang juga merangkap anggota Dekopin.

Fadel Muhammad sosok Fenomenal yang menjadi Gubernur Gorontalo untuk kedua kalinya dengan kemenangan 80% suara, juga sukses membangun Provinsi Gorontalo menjadi Agropolitan yang mengandalkan Jagung sebagai komoditi unggulannya selain beras.
Sukses Fadel Membangun Gorontalo tak lepas dari jiwa Entrepreneurship yang diterapkan di Government dari mulai meningkatkan pendapatan pegawai negeri sipil sampai pendapatan petani melalui agribisnis.

Market atau pasar yang pertama kali dicari baru kemudian produksi atau tanam, di Gorontalo petani mendapat ketersediaan pasar melalui kantor gubernur, tidak ada lagi yang namanya tengkulak, harga diumumkan disetiap sudut kota melalui spanduk semua harga sama, dananya dari mana? dari APBD yang dijaminkan oleh asuransi.

Anak-anak muda pengangguran di bina untuk mngelola alat-alat pertanian, seperti traktor, petani tidak dipusingkan dengan alat-alat pertanian.
Inovasi melalui pertanian disayembarakan,diumumkan pemenangnya tiap tahun.

Itulah isi pidatonya yang melegakan para petani di Karawang kemarin.

setelah selesai acara saya dan teman-teman bersilaturahmi di kantornya Wisma Anugerah di jl. Raya pasar Minggu pancoran Jakarta Selatan. Kami silaturahmi, diskusi dan ujung-ujungnya peluang bisnis! Inilah yang kami tunggu-tunggu.(sayang saya tidak membawa kamera)


Kita tunggu saja berita selanjutnya...
Apakah ketika sukses membangun sebuah daerah diujung timur Indonesia (Gorontalo)bisa diterapkan dalam skala Nasional?

Tuesday, May 27, 2008

Seminar GRATIS bersama 10 Tokoh Entrepreneur Indonesia

Dalam rangka Memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional, LET’S GO Entrepreneur Forum mengadakan SEMINAR GRATIS yang akan menghadirkan 10 tokoh, pakar serta pelaku entrepreneur Indonesia. Mereka adalah pengusaha, trainer, motivator, guru entrepreneur, pemimpin komunitas entrepreneur, pengelola kursus entrepreneur dan KADIN Pusat.
Roni Yuzirman (Komunitas Tangan Diatas), Khairu Salim (Entrepreneur College), Budi Utoyo (Entrepreneur University), Elang Gumilang (Maestro Muda Indonesia), Bambang Suharno (Indonesia Entrepreneur Society), Tukhas Imaroh (Universitas Jayabaya), Sahmulah Rifqi (Oase School for Entrepreneur), Zaenal Abidin (Institute Kemandirian), Arphan Safan (KADIN Pusat), Valentino Dinsi (LET’S GO Indonesia)
Mereka akan berbicara tentang MEI = Masa Depan Entreneur Indonesia. Bagaimana mereka memulai, menjalankan dan membesarkan bisnis mereka. Bagaimana mereka menyebarkan virus bisnis ketengah-tengah masyarakat Indonesia, juga bagaimana pandangan mereka tentang Masa Depan Entrepreneur Indonesia
Pastikan Anda hadir dalam LET’S GO Entrepreneur Forum dan dapatkan inspirasi bisnis yang tidak pernah diungkap dalam seminar-seminar di manapun. Seminar ini GRATIS !
Hari/Tgl : Jum’at, 30 May 2008
Waktu : 18.00 – 22.00
Tempat : R.Seminar Gd. Rektorat Lt 5, Universitas Jayabaya
Jl Jend.Ahamad Yani, Pulo Mas, Jakarta Timur
Mengingat terbatasnya tempat yang tersedia, bagi teman-teman yang berminat bisa mendaftar dengan cara ketik NAMA ANDA spasi DAFTAR spasi EMAIL ANDA kirim ke 081514144583
Koordinator Forum
Valentino Dinsi

PS:
1. Silahkan langsung datang ke lokasi tanpa perlu konfirmasi ulang
2. SMS kami perlukan untuk mengantisipasi lonjakan peserta sehingga tempat bisa di switch secara mendadak pada gedung yang sama

Wednesday, May 21, 2008

Workshop EDAN


Sabtu-Minggu Kemaren saya sangat beruntung dapat mengikuti WORKshop EDAN
yang dibawakan oleh pak IKHWAN SOFA.
Workshop dua hari itu memang beda, dimulai dari belajar Apa itu LOA (Law of Attraction), sampai pada pede bicara di depan umum.

Ini salah satu hasil tentang LOA yang saya dapat:
Menerima hasil harus dipersiapkan. Menerima uang harus ada tabungan. Menerima barang harus ada wadah. Menerima air harus pake ember. Jadi, menerima hasil LOA harus dipersiapkan wadahnya. Wadah itu, diciptakan dengan tindakan. Kemudian, terimalah sebagaimana adanya. Terimalah apa yang diberi sekalipun belum sesuai harapan. Lebih dari itu, jangan memaksa untuk menentukan “kapan” harus diterima. Kapan adalah hak Tuhan

Selama dua hari para peserta di ajak untuk mengetahui apa yang menjadi kekurangan kita yang semua orang mengalaminya, yang tadinya merupakan hambatan,ganjalan dan rintangan diubah persepsinya dengan sangat manis oleh pak Sofa. Tidak percaya diri,takut, gemetar, grogi dan 200 sebab lainnya yang menyebabkan orang tidak berani berbicara didepan umum dapat dihilangkan dengan mengikuti workshop ini.

Setelah selesai anda mengikuti workshop ini di jamin persepsi kita akan diri sendiri, orang lain, alam sekitar bahkan segala sesuatu yang maha kecil pun yang di ciptakan Tuhan akan berubah. Berubah menjadi apa? Semuanya berubah menjadi positif.Semuanya berubah menjadi pendukung kesuksesan anda.

Wednesday, May 07, 2008

Kaya dari internet Marketing


Saya lagi baca buku baru Kaya dari Internet Marketing, karya perdana dari "Suwandi Chow". Buku ini Menurut saya layak di baca untuk yang pengen tahu gimana sich caranya belajar internet marketing dan menjadikan buku saku ini pedoman awal untuk segera memulainya.(Wah yang tadinya pengen ikutan Asianbrainnya Anneahira bisa gak jadi nih, tinggal beli buku ini aja kali ya...)

Buku ini baru di cetak 5000 eksemplar saja dan baru beredar di gramedia awal awal Mei ini, dan Alhamdulillah saya mendapatkannya sejak awal karena saya kenal dengan penerbitnya.

Buku ini dijual dengan harga Rp 38.000,-, tapi kita berhak mengikuti Seminar internetku adalah ATM-ku senilai Rp.750.000,- secara free sebagi bonus, Dahsyatkan!.

Jadi yang selama ini hanya baru sekedar buka email dan browsing serta berblog ria sekarang mari kita jadikan internet ini sebagai ladang duit, setuju kan!
Banyak sekali orang Indonesia yang berhasil meraup ribuan dollar perbulan dari internet ini, misalnya Anne ahira, Cosa Aranda, mochtar joko, gunawan sumitro,hendrik wijaya dan lain-lain.
Temen saya baru 3 bulan sudah dapet cek US$2000,- dari 2 websitenya: 1. www.nokiafanboy.com dan nokia-e90.blogspot.com.

Ayo kita belajar Internet marketing....

NB: Kalo mau beli bukunya sama saya juga bisa seharga Rp.38.000,- belum termasuk ongkos kirim, sms ato telp ke 02194021645 transfer ke BCA acc: 4361346691, terus sms deh alamatnya.

Friday, April 25, 2008

Persiapan Menjadi Kaya



Tulisan ini saya ambil dari sini
Dengan judul Lompatan Imajinasi oleh Andrias Harefa

Karena segala proses penciptaan manusia dimulai dari imajinasi,
maka proses menjadi kaya pertama-tama adalah proses imajiner.

~ Pandir Karya

Apa yang diperlukan untuk menjadi kaya? tanya saya kepada sejumlah kawan.

Uang yang banyak, kata Iin.

�Bakat, jawab Toni.

�Ide brilian,timpal Herlina.

�Orangtua yang kaya, ujar Didi.

�Perusahaan yang besar, jelas Diah.

�Pasangan yang kaya, sela Rudy.

�Sejumlah formula dan kiat, gagas Yuyun.

�Kawan-kawan yang kaya, ujar Lilik.

�Daya tarik dan pesona, papar Dewi.

�Gaji besar, respons Indra.

***

Segala sesuatu yang diciptakan manusia, diciptakan dua kali. Pertama, dalam pikiran sebagai gagasan, gambar, sketsa, impian, visi, atau apa pun istilah yang sepadan dengan itu. Kedua, dalam dunia nyata yang tampak oleh mata inderawi kita. Prinsip ini begitu sederhana, sehingga sering kali kurang disadari kedahsyatannya dalam kehidupan nyata.

Kita tentu tahu bahwa kemerdekaan Indonesia dari kolonialisme dimulai dari gagasan, dari alam pikiran, dari visi, dari penglihatan mata budi dan mata batin bapak-bapak bangsa ini. Sejumlah orang menyebutkan bahwa kata �MERDEKA� pertama kali digunakan, atau sekurang-kurang paling sering digunakan oleh Bung Karno dalam pidato-pidatonya yang memukau sejak tahun 1920-an. Lalu �gagasan� ini bergulir, melahirkan sejumlah pergerakan, sampai kita mengalami kemerdekaan secara nyata, secara fisik, 17 Agustus 1945.

Proyek-proyek pembangunan seperti Monas, Taman Mini Indonesia Indah, atau Taman Impian Jaya Ancol, juga dibangun dengan impian, visi, sketsa, denah, gambar-gambar, cetak biru yang sudah lebih dulu ada dalam benak penggagas dan pelaksana proyek. Dan, ketika proyek-proyek semacam itu jadi, sebenarnya itu merupakan penciptaan kedua. Apa lagi kalau kita bicara tentang proyek-proyek bangunan yang dirancang dengan ambisi menjadi yang tertinggi di dunia. Semuanya pastinya melewati proses pertukaran gagasan, perdebatan, dan cetak biru yang dibuat dan disempurnakan secara bertahap sampai sebuah bangunan megah bisa nampak oleh mata inderawi manusia.

Segala sesuatu yang diciptakan manusia, diciptakan dua kali. Dalam proses penciptaan pertama�sebagai ide atau gagasan�waktu yang diperlukan mungkin tidak terlalu lama. Namun, dari penciptaan pertama (baca: ide) ke penciptaan kedua (baca: menjadi kenyataan kasat mata), waktu yang diperlukan acapkali jauh berlipat kali lebih panjang. Berapa waktu yang diperlukan untuk merancang bangunan seperti menara kembar Petronas di Malaysia? Berapa kali lipat waktu yang diperlukan para insinyur untuk membuatnya menjadi bangunan yang benar-benar dapat dilihat, dipegang, dan dipergunakan manusia? Gambar yang dibuat dalam hitungan hari atau minggu, mungkin harus dikerjakan dalam hitungan tahun, berpuluh atau beratus kali lipat waktunya.

Jika segala sesuatu yang diciptakan manusia, diciptakan dua kali, maka proses penciptaan kekayaan tidaklah merupakan pengecualian. Untuk menjadi kaya, orang harus pertama-tama bisa menciptakannya dalam pikiran. Untuk menjadi kaya, orang harus belajar berimajinasi sebagai orang kaya. Membayangkan apa yang perlu ia lakukan secara berkala agar kekayaannya terus bertambah. Membayangkan apa yang sebaiknya ia lakukan jika mendadak ia dapat uang ekstra dari proyek-proyek sampingan di luar pekerjaan rutinnya. Membayangkan hal-hal apa saja yang sebaiknya ia pelajari untuk mempersiapkan dirinya agar menjadi kaya. Membayangkan pos-pos pengeluaran yang mana saja yang bisa dihemat agar hartanya terkumpul lebih cepat. Membayangkan keputusan-keputusan yang bagaimana yang harus diambil untuk membawa dirinya ke arah kekayaan yang lebih besar. Membayangkan sejumlah manfaat kekayaan bagi hari depannya, kelangsungan hidup keluarga dan kerabatnya, dan masa depan komunitas di mana ia hidup dan berkarya. Semuanya adalah penciptaan tahap pertama, penciptaan dalam dunia mental, dalam alam pikiran, dengan memanfaatkan daya imajinasi belahan kanan otak manusia.

Jika penciptaan dalam imajinasi itu begitu jelas dan emosional, maka akan muncul dorongan kuat untuk bertindak, mengambil langkah-langkah konkrit untuk menjadi kaya. Imajinasi, tujuan, atau sasaran keuangan yang jelas dan emosional juga akan menumbuhkan benih-benih disiplin untuk berani menunda kenikmatan sesaat hari ini atau minggu ini, demi manfaat yang lebih besar di masa mendatang, lima, sepuluh, atau dua puluh tahun lagi. Imajinasi yang jelas dan emosional itu adalah inti kekuatan yang menentukan apakah cita-cita menjadi kaya akan sampai pada tindakan dan disiplin untuk mencapainya, atau hanya merupakan keinginan dan harapan kosong belaka (�Wishing and hoping doesn�t make it so,� kata bule bijak yang pernah menceramahi saya).

Dalam pengamatan saya, sejumlah program seminar dan pelatihan untuk menjadi kaya yang muncul di Indonesia hampir bersamaan dengan dimulainya era reformasi, sangat kurang menekankan pentingnya persiapan mental-emosional untuk menjadi kaya. Sangat kurang ditekankan bahwa menjadi kaya itu memerlukan persiapan agar kekayaan tidak justru mendatangkan musibah bagi kehidupan pribadi, keluarga, atau lingkungan komunitas sekitar kita. Yang paling nyaring digembar-gemborkan adalah soal CARA, dan bahkan acapkali satu-satunya yang dibicarakan memang soal TEKNIK dan CARA itu saja. Hampir tidak pernah dibahas secara berimbang soal MENGAPA kekayaan membawa manfaat kepada sejumlah orang, tetapi bagi orang yang lain kekayaan membawa petaka seperti hancurnya rumah tangga, keterlibatan dalam narkoba dan obat terlarang lainnya, dan tindak kriminal lainnya.

Bivie Arifin, manajer senior di sebuah jaringan radio nasional di Jakarta, pernah menuturkan kepada saya sebuah kisah orang Depok yang mendadak kaya tanpa persiapan secara imajiner, alias tidak siap mental-emosional. Orang ini tidak pernah punya penghasilan di atas Rp 10 juta per bulan. Hidupnya tidak kekurangan, tetapi juga tidak bisa berlebihan. Tiba-tiba ia mendapatkan semacam hibah dari mertuanya untuk mengelola hasil penjualan bisnis senilai Rp 2,4 miliar. Ia gembira, dan langsung mengubah gaya hidup dirinya dalam keluarganya. Mobil dan motornya berganti dengan jenis yang lebih mewah. Biaya konsumsinya meningkat drastis. Dan dalam hitungan kurang dari dua belas bulan, semua dana tersebut ludes nyaris tanpa bekas. Ia pun kembali ke standar hidup sebelumnya.

Jansen H. Sinamo, yang oleh kawan-kawan media diberi panggilan Guru Etos Indonesia, juga menceritakan kepada saya tentang nasib tetangganya di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Pada tahun 1970-an, tetangga yang miskin ini mendadak mendapatkan undian berhadiah yang nilainya luar biasa kala itu. Ia berhasil menebak 4 angka benar, sehingga mendapatkan hadiah terbesar yang diundikan. Gaya hidupnya langsung berubah menjadi lebih konsumtif. Dan kalau dulu ia menggunakan uang Rp 25 per minggu untuk memasang nomor undian, maka setelah dapat hadiah ia menggunakan Rp 500 per minggu dengan harapan mendapatkan hadiah besar lagi. Artinya, hanya dalam soal memasang nomor undian saja, ia meningkatkan pengeluarannya sampai 20 kali lipat. Tak heran dalam hitungan bulan ia kemudian kembali lagi kepada keadaannya yang sebelumnya. Ia menjadi orang kaya yang �pensiun dini� alias kembali miskin seperti dulu.

Kedua contoh sederhana barusan hanya ingin menegaskan pentingnya persiapan untuk menjadi kaya secara otentik, secara bermakna, secara terhormat. Orang-orang yang ingin menjadi kaya harus belajar melakukan apa yang saya sebut lompatan imajinasi. Artinya, ia harus bisa membangun kemampuan untuk berpikir seperti orang kaya, sekaligus menyadari posisi sementaranya sebagai orang yang belum benar-benar kaya. Ia harus belajar �mencicipi� masa depannya yang mapan secara keuangan, agar motivasi dan disiplinnya diberi makan dari waktu ke waktu. Ia perlu berlatih untuk tidak kalang kabut dengan makin bertambahnya harta miliknya. Ia perlu berlatih untuk memastikan bahkan pola konsumsinya tetap lebih kecil, bahkan semakin kecil, dibandingkan dengan jumlah penghasilan yang diperolehnya. Ia perlu mendidik dirinya untuk terus menerus mengembangkan sumber-sumber penghasilan yang produktif. Dan seterusnya. Ia perlu melakukan semua hal itu pertama-tama dan terutama dalam imajinasinya, sebagai pertanda kesiapan dirinya untuk menerima kekayaan dari alam semesta ciptaan Tuhan ini.

Jadi, apakah yang diperlukan untuk menjadi kaya secara terhormat?[aha]

* Andrias Harefa adalah trainer, motivator, dan penulis 30 buku laris. Pendiri Pembelajar.com ini dapat dihubungi via email: aharefa@cbn.net.id.

Wednesday, April 23, 2008

MENCIPTAKAN KESEMPATAN


Sumber: Jennie S. Bev


Delapan puluh persen penduduk di muka bumi ini menunggu kesempatan yang datang dan memanggilnya untuk bergerak. Namun hanya sekitar dua puluh persen yang menciptakan kesempatan untuk dirinya sendiri. Hal ini melampaui batas-batas budaya dan geografis, yang sangat menarik untuk diperhatikan dan diterapkan bagi kita semua. Di Indonesia, yang jumlah penganggurannya mencapai angka 20 persen, sampai kapan kita mesti menunggu kesempatan yang memanggil kita?
Tidak ada waktu lagi. Waktu untuk bergerak adalah sekarang juga.

Dibandingkan dengan di negara-negara maju, seperti AS dan Kanada, mendirikan perusahaan sangatlah ribet dan berbelit-belit, begitu banyak izin yang perlu diambil. Contohnya yang paling sederhana adalah membuka salon potong rambut. Di Indonesia, hampir setiap kota dan desa ditemui banyak sekali salon potong rambut. Izin apa yang diperlukan untuk membuka salon tersebut? Tidak ada sama sekali. Cukup punya gunting dan tempat duduk serta cermin saja. Bahkan di bawah pohon rindang pun bisa saja.
Bandingkan dengan di AS. Di setiap negara bagiannya ada yang disebut Cosmetology Licensing Bureau (Biro Izin Ilmu Kosmetologi, yang di sini maksudnya adalah “Persalonan” bukan kosmetika.) Biro ini mensyaratkan setiap orang yang hendak membuka salon untuk membawa ijazah dan transkrip kursus pelatihan salon yang biasanya sepanjang 6 bulan sampai 1 tahun. Setelah itu, ia harus mengikuti ujian negara bagian teori dan praktik. Setelah itu barulah bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan izin untuk membuka salon.
Setelah mendapatkan izin salon, barulah bisa mengajukan izin usaha. Prosesnya sendiri memakan waktu satu sampai dua tahun dari sejak pelatihan sampai mendapatkan izin usaha dan siap untuk menerima klien. Setelah salon dibuka, jelas ada isyu-isyu lainnya seperti inspeksi mendadak dari Badan Kesehatan untuk memastikan bahwa alat-alat cukur yang dipakai bersih dan sesuai standar.
Sangat ribet dan berbelit-belit, bukan? Ini baru untuk bisnis ringan yang di Indonesia bisa dilakukan di bawah pohon rindang. Anda bisa bayangkan untuk bisnis-bisnis lainnya yang jauh lebih sophisticated.
Dengan lingkungan bisnis yang serba tertib seperti ini, saya dan suami membangun beberapa perusahaan yang sekarang sudah mulai memperlihatkan hasil. Sangat berbeda dengan di Indonesia, yang dengan sekejap mata sudah bisa memulai bisnis dengan proses yang sederhana saja.
Mungkin ini pula mengapa banyak perantau asal Indonesia yang “ogah” mendirikan perusahaan sendiri, lebih baik menunggu saja kesempatan untuk mengetuk pintunya. Di Indonesia, juga demikian. Mayoritas lebih baik pasif (alias terus melamar pekerjaan yang tidak tahu prospeknya di kemudian hari) daripada membangun usaha sendiri yang dalam satu atau dua tahun sudah menghasilkan jauh melebihi karyawan baru tahun kedua.
Menciptakan kesempatan memang kedengarannya sangatlah riskan, namun sebenarnya ini hanyalah salah satu bentuk survival skill yang dimiliki setiap orang. Mulailah dengan tahap-tahap berikut ini, niscaya Anda bisa menjadi lebih berani dalam melihat kebutuhan yang urgen serta lantas terpacu untuk menciptakan kesempatan bagi diri sendiri:
1. Hitunglah jumlah pengeluaran ideal Anda dalam satu bulan. Masukkan semua pengeluaran, seperti: makanan, sewa atau cicilan rumah tinggal, uang sekolah, pakaian, entertainment, donasi, dll.
2. Bagi pengeluaran tersebut dengan 30 hari (per bulan). Lantas bagi lagi dengan 10 jam kerja. Anda akan mendapatkan jumlah uang yang perlu Anda hasilkan per jamnya.
Misalnya:
Kebutuhan per bulan adalah Rp5.000.000,-.
Pengeluaran per hari (rata-rata) adalah Rp5.000.000,- : 30 hari = Rp166.700,-
Penghasilan per jam (asumsi 10 jam kerja) yang diperlukan untuk mencukupi di atas adalah Rp16.700,- untuk asumsi kerja 30 hari per bulan. Jika Anda bekerja 20 atau 25 hari per bulan, gunakan angka yang dimaksud.
Mulailah dari angka ajaib per jam ini. Camkan di dalam benak bahwa Anda tidak bisa mempertahankan gaya hidup jika tidak menghasilkan sekian tersebut. Jadikan ini patokan Anda dalam memilih jenis bisnis dan menjalankannya dengan antusiasme.
Siapa bilang menciptakan kesempatan itu sulit? Mulai saja dari angka penghasilan per jam dan jalankan dengan blue print ini. Sukses tidak ditanggung, lho.

Friday, April 18, 2008

Bob Sadino


Beberapa Minggu yang lalu saya ke rumahnya Om Bob alias Bob Sadino
Pengusaha nyentrik yang selalu bercelana jeans pendek.
Sekarang Om Bob hampir setiap minggu nongol di TV bersama Feny Rose.

Mengasikkan ngobrol sama orang yang sudah merasakan asam garamnya berbisnis,
semua kata-katanya diputarbalikkan, saya digoblok-goblokin, pokoknya yang pernah betemu Om Bob ini pasti kena 'tonjok' secara tidak langsung.

Rumahnya om Bob ini Enak banget, luas, bangunannya hampir 80% dari Kayu, ketika duduk di Beranda belakang rumah viewnya bagus, sayang saya gak sempet ambil gambarnya.
Oh ya rumahnya Om Bob ini di Lebakbulus 2121 sama seperti no pelat mobilnya.



Kalau saya nanti sudah seumuran Om Bob, Saya Yakin bisa punya rumah seperti itu.

Monday, April 07, 2008

Merancang Sukses Anak Sejak Dini


Merancang Sukses Anak Sejak Dini

Date : Saturday, 7 June 2008, 08:30 - 16:00

Venue : Ciputra Hotel Room Dian Lt. 4
Jl. Jend. S.Parman, Grogol
Jakarta, Indonesia

Ternyata anak-anak yang telah menemukan peta suksesnya sejak usia dini berhasil meraih suksesnya di usia yang lebih muda dan meraih hidup jauh lebih bahagia. Sebut saja Tiger Woods sang Pegolf dunia di usia 22 tahun, Maria Sharapova sang petenis juara Japan open di usia 14 tahun dan Kevin Suherman pianis Indonesia, pemegang rekor muri, berkelas dunia, di usia 12 tahun, yang saat ini mendapat bea siswa penuh dari Pemerintah Australia, untuk mengembangkan prestasinya di sana..

Anda juga bisa membuat anak-anak anda menjadi seperti mereka ! Tentunya Jika anda mau...!

• Apakah sekolah yang ada sudah mempersiapkan anak kita untuk jadi orang sukses..? jika ternyata tidak, apa yang harus dilakukan orang tua dengan segera ?
• Tahukah anda bahwa sebenarnya sejak lahir setiap anak sudah membawa peta suksesnya masing-masing..? Tahukah kita bahwa kegagalan yang kita alami saat ini disebabkan karena kita tidak pernah mengetahui peta sukses yang ada dalam diri kita sendiri...?

Jangan ulangi lagi kesalahan yang sama pada anak-anak kita, mari kita rancang sukses mereka sejak usia dini....!! Ikuti seminar keluarga yang sangat bermanfaat:

• Menemukan cara-cara identifikasi bakat dan kemampuan anak anda.
• Mencegah pemaksaan pendidikan yang kurang cocok hingga berakibat anak salah jurusan.
• Mengetahui Potret Pendidikan Masa Depan yang sesuai dengan tuntutan zaman pasar bebas dunia 2010.
• Memilih sekolah/sistem pendidikan yang tepat untuk bakat anak kita tanpa harus bingung, ataupun terpaksa karena hampir semua sekolah men klaim dirinya “Unggulan”
• Merancang sukses masa depan anak-anak kita jauh lebih pasti! tidak hanya untuk menjadi berisan pelamar kerja berikutnya.
• Menjadikan setiap rupiah yang di keluarkan orang tua sebagai Investasi berharga bagi masa depan anaknya tidak hanya sebagai Expense yang sia-sia.
• Menjadikan anak kita lebih mandiri sejak sedini mungkin


Jika anda merasa sebagai orang yang peduli pada Masa Depan Anak, Pastikan anda dan pasangan anda HADIR di acara ini, atau akan menyesal seumur hidup !

Investasi : Rp 600.000,-

Peserta yg lunas sebelum 15 Mei 2008,
* Hanya Rp. 450.000,- + Bonus:
• Buku “Mengapa Anak Saya Suka Melawan Dan Susah Diatur “karya Ayah Eddy senilai Rp.50.000
• Buku “Mengajari Anak Berbisnis” karya Valentino Dinsi senilai Rp.50.000
• Majalah Pengusaha senilai Rp. 17.500,-
• FREE Majalah Marketing/Franchise senilai Rp.22.500,-
* Daftar 3 Orang, GRATIS peserta Ke-Empat
* Suami – Istri Rp. 800.000 (berdua)
* Group (lebih dari 10 orang) Rp.300.000/orang

Transfer Bank Mandiri Cab. Cibubur Acc: 129-000-573-2835
a/n : Yayasan Indonesia Bangkit (LET’S GO Indonesia)

Who Should Attend? :
Public

Organizer :
LET’S GO INDONESIA

Speaker :

• Kak Seto (Seto Mulyadi) : Pakar Pendidikan Anak & Ketua Komisi Perlindungan Anak,
• Ayah Edy: Multiple Intelligent & Holistic Learning, Practisioner serta pembicara tetap di Radio SMART FM
• Valentino Dinsi: Pengusaha & Penulis buku best seller “Mengajari Anak Berbisnis”

Contact :
LET’S GO INDONESIA
Phone : Up Didin or Ami 021 8706396, 021-94021645, 081514144583
Fax : 021-8706396
Email: didinrazani@gmail.com

Tuesday, April 01, 2008

Attract miracle in your live


Saya dapat email dari Joe Vitale sebagai berikut:

I want to ask you seven brief questions
that will reveal your ability to attract
miracles in your life.

And it doesn't matter what you want.

It could be having more money, a better body,
a cure for an illness, finding your soulmate,
buying a dream home, taking a tropical vacation,
or anything else.

All of this is possible.

Let's get started.

Imagine something you want to attract in your
life, and answer the following questions in the
order they're presented:

1. Do you believe that miracles exist?

2. Have you experienced a miracle at some time in
your life?

3. Are you envious when others attract miracles?

4. Do you understand that if others can attract
miracles ­you can too?

5. Do you believe that with the proper mindset
you can attract miracles?

6. Do you already know of a specific miracle you
want to attract?

7. Are you ready to take action and do whatever
it takes to attract what you want into your life?

If you answered, "YES" to two or more of those
questions, you definitely have the mindset it
takes to attract miracles in your life.

You just have to take what I call Inspired Action
and learn a proven system that works consistently,
year after year, for me and countless others.

In fact, once you learn this process - it never
stops working for you.

And it's taught step-by-step in my Miracles
Coaching Program.

Before we discuss the Miracles Coaching
Program...

Jadi intinya dia jualan linkd ini
http://miraclescoaching.com/apply

Kalo ada pembaca yang terratik silahkan aja...

Wednesday, March 26, 2008

Afirmasi dan Visualisasi

Apa sich yang di sebut Afirmasi?
Terus Hubungannya dengan Visualisai apa?
Dari Bukunya Adi W Gunawan yang terbaru The secret of Mindset AFirmasi dan visualisai adalah salah satu dari sekian banyak teknik yang sangat populer digunakan untuk melakukan pemrograman ulang pikiran bawah sadar. Yang sukses melakukan ini salah satunya adalah bapak Yusef J Hilmi dengan menempelkan gambar mobil kijang warna biru dan kira-kira 10 bulan kemudian dia berhasil mendapatkannya.
Afirmasi adalah sesuatu yang kita proyeksikan atau masukkan ke dalam pikiran bawah sadar dan bersifat sugestif, biasanya berupa kata-kata atau kalimat yang diucapkan dengan penuh keyakinan dan berulang-ulang. Kalau Visualisasi sama dengan afirmasi tapi menggunakan gambar untuk memprogram pikiran bawah sadar.
Jadi afirmasi dan visualisasi sebenarnya adalah ide-ide yang bersifat sugestif, maksudnya apabila ide ini berhasil masuk ke pikiran bawah sadar, pikiran bawah sadar akan memberikan respon yang sesuai.

Pikiran bawah sadar adalah seekor Gajah menurut Pak Fauzi R sedangkan pikiran sadar adalah semut, Bagaimana caranya menuntun gajah agar sampai di osis kita?

Didalam tubuh Gajah tersebut ada Belief System, Nah sekarang Gimana caranya agar Afirmasi dan Visualisasi tadi bisa bekerja dan terintegrasi dengan belief sistem yang ada? Menurut Adi W Gunawan lagi ada 4 syarat yaitu:
1. Afirmasi dan Visualisasi tadi harus masuk ke dalam Pikiran bawah sadar
2. Afirmasi dan Visualisasi tadi harus diterima pikiran bawah sadar maksudnya adalah tidak ada penolakan dari belief sistem.
3. Afirmasi dan Visualisasi Harus dimengerti pikiran bawah sadar
4. Afirmasi dan visualisasi harus diintegrasikan kedalam belief sistem yang ada
Bila salah satu saja dari keempat sistem diatas tidak terpenuhi maka afirmasi dan visualisasi tidak akan bekerja.
Ok, sekarang saatnya kita mengintegrasikan ke 4 syarat tsb agar lebih mudah menuntun gajah.

Next Event Parenting



Up Coming event Untuk Para orang tua yang ingin anaknya sukses sejak dini
Temukan Tips-tips Mendidik anak agar bisa Mandiri dan sukses sejak dini.

Tuesday, March 11, 2008

The Spirit Entrepreneur

Beberapa minggu ini, saya asik berinteraksi dengan seorang penulis buku best seller dan juga seorang entrepreneur Bapak Valentino Dinsi. Banyak sekali aha-aha yang saya temukan dan sampai bingung mau mulai dari mana.
Akhirnya kami sepakat untuk membuat event-event yang berkaitan dengan entrepreneurship dan menyebarkan spirit Entrepreneur ke segala penjuru angin, he he he...

Kebetulan yang mengelola event-eventnya let's go Indonesia tidak ada, dia bilang "tidak dikelola aja saya sudah seperti ini apa lagi kalau di kelola dengan serius!"
Wah ini tantangan buat saya, bisa gak ya?
Dalam waktu dekat ini akan ada beberapa program dan event yang akan kita buat dengan memakai bendera Let's Go Indonesia.
Saya senang sekali bisa bekerja sama dan sambil belajar baik untuk kehidupan dunia dan akhirat, kebetulan beliau ini sering di panggil ustadz oleh teman-temannya.

Yang membuat saya salut adalah caranya mendidik anak yaitu :
1.Hafal Qur'an
2.Bisa Dagang
Kalau anak kita sudah hafal Qur'an insya Allah dia dijamin oleh Langit dan kalau dia bisa dagang pasti di jamin oleh Bumi, tidak akan kelaparan dan pasti akan selamat dunia dan akhirat.
Bener juga ya...

Wednesday, February 27, 2008

10 Bisnis Paling menjanjikan




Hampir semua orang punya cita-cita ingin memiliki bisnis sendiri. Tapi sering kali, mereka bingung bagaimana memulainya, bisnis apa yang harus mereka geluti dan bagaimana pula prospeknya.

Kebetulan "INC" -media bisnis terkemuka di Amerika- belum lama ini merilis informasi penting bagi para pebisnis yang ingin mengetahui bisnis yang prospeknya paling menjanjikan hingga lebih dari 10 tahun mendatang. Mereka adalah:

=> Internet Bisnis, data processing dan jasa informasi lainnya
=> Sistem komputer dan jasa yang berhubungan dengannya
=> Sofware
=> Jasa ketenagakerjaan
=> Konsultasi: management,science, dan teknis
=> Home Health Care
=> Jasa penasihat keuangan pribadi
=> Jasa perawatan anak
=> Seni, hiburan dan rekreasi
=> Fim/video

Dari data tersebut, terlihat bisnis nomor SATU yang paling menjanjikan hingga lebih dari 10 tahun mendatang adalah internet bisnis

Revolusi informasi memang tengah berjalan…. Seperti juga ketika mobil yang ‘merevolusi’ kereta kuda, kamera digital yang mulai menggantikan kamera manual dan kini INTERNET juga telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam mencari informasi dan berbisnis.

Dan sekarang kita –atau setidaknya anak muda sekarang yang menjadi future market- semakin sering mendengar kata-kata seperti ini, “Lihat di internet aja” atau “Cari di internet aja”.

Apapun… Mulai dari membandingkan harga gadget, booking tiket pesawat, lihat berita terkini, lihat iklan penjualan rumah atau mobil, beli macam-macam barang, dan masih banyak lagi. "Apapun bisnisnya", internet tempat jualannya :-)

Internet memang tempat menjadi pemasaran produk dan jasa yang paling menjanjikan saat ini. Karena jangkauan yang luas, ke seluruh dunia. Selain itu juga karena pasarnya yang tertarget dan sistem otomatisasinya, membuat pemasaran jadi lebih efektif dan efisien dari segi biaya, waktu dan tenaga. Sudahkah saya/anda memulainya?







Friday, February 15, 2008

Membuat KTP Baru 2 Minggu?

Minggu lalu saya mengurus KTP ke Kecamatan Jati Asih, biasanya saya untuk urusan itu menyuruh orang, tapi kali ini karena banyak waktu dan ingin tahu prosedurnya, maka saya lakukan sendiri. Ternyata, setelah dapat surat pengantar dari kelurahan saya harus langsung ke Kecamatan, kata pegawai kelurahan "kalo mau cepat langsung saja bawa ke kecamatan sendiri!". Artinya dari kelurahan tidak bisa langsung satu atap seperti yang saya baca di Sragen.

Setelah sampai di Kecamatan, saya sampaikan blankonya dan saya tanya " Pak Jadinya Kapan?" 2 Minggu kata petugasnya, itu pun paling cepat katanya lagi!.
"Terus administrasinya berapa pak?" tanya saya. "Sebenarnya sich pak Tidak ada biayanya terserah bapak mau kasih berapa!" katanya lagi. "Ya udah Pak nanti aja sekalian kalo sudah jadi KTPnya" kata saya. "Kalo ada sekarang sih pak sekarang aja", katanya lagi. "Ya udah pak ntr aja sekalian ok!" kata saya langsung ngeloyor pergi. Dua minggu wah lama banget ya bikin ktp di Bekasi, masak kalah sama yang di Daerah?, masak Tidak pelayanan satu atap? Masak tidak computerized? Wah ini jadi PR penting buat Walikota Bekasi yang baru sekaligus lowongan proyek buat praktisi IT!

Sebagai daerah penyangga Jakarta Alias Jabodetabek pelayanan yang diberikan kalah jauh dengan beberapa daerah yang sudah menetapkan tekhnologi Informasi untuk pelayanan publik misalnya sragen onlien www.pekalongankab.go.id
Kapan ya Kota Bekasi bisa seperti itu? Wah dibutuhkan pemimpin yang mempunyai visi ke depan, mempunyai jiwa entrepreneurship apa lagi ya?