Friday, February 15, 2008

Membuat KTP Baru 2 Minggu?

Minggu lalu saya mengurus KTP ke Kecamatan Jati Asih, biasanya saya untuk urusan itu menyuruh orang, tapi kali ini karena banyak waktu dan ingin tahu prosedurnya, maka saya lakukan sendiri. Ternyata, setelah dapat surat pengantar dari kelurahan saya harus langsung ke Kecamatan, kata pegawai kelurahan "kalo mau cepat langsung saja bawa ke kecamatan sendiri!". Artinya dari kelurahan tidak bisa langsung satu atap seperti yang saya baca di Sragen.

Setelah sampai di Kecamatan, saya sampaikan blankonya dan saya tanya " Pak Jadinya Kapan?" 2 Minggu kata petugasnya, itu pun paling cepat katanya lagi!.
"Terus administrasinya berapa pak?" tanya saya. "Sebenarnya sich pak Tidak ada biayanya terserah bapak mau kasih berapa!" katanya lagi. "Ya udah Pak nanti aja sekalian kalo sudah jadi KTPnya" kata saya. "Kalo ada sekarang sih pak sekarang aja", katanya lagi. "Ya udah pak ntr aja sekalian ok!" kata saya langsung ngeloyor pergi. Dua minggu wah lama banget ya bikin ktp di Bekasi, masak kalah sama yang di Daerah?, masak Tidak pelayanan satu atap? Masak tidak computerized? Wah ini jadi PR penting buat Walikota Bekasi yang baru sekaligus lowongan proyek buat praktisi IT!

Sebagai daerah penyangga Jakarta Alias Jabodetabek pelayanan yang diberikan kalah jauh dengan beberapa daerah yang sudah menetapkan tekhnologi Informasi untuk pelayanan publik misalnya sragen onlien www.pekalongankab.go.id
Kapan ya Kota Bekasi bisa seperti itu? Wah dibutuhkan pemimpin yang mempunyai visi ke depan, mempunyai jiwa entrepreneurship apa lagi ya?

2 comments:

sonie said...

wah lama amat ya, memang enakan di daerah kalau ditempat saya di Kota Mojokerto ngurus KTP klo diurus sendiri sehari juga jadi, dalam hitungan jam malah.

SERBA-SERBI said...

Mas, mau tanya, u ngurus KTP sendiri dikecamata Jatiasih dikenakan berapa ya?Coz kemarin saya mau bikin, kt pak RTnya dikenakan 125rb karena saya pake KTP jakarta tanpa surat pindah plus 50rb u KTP suami yang ada keterangan surat pindahnya.