Friday, April 06, 2007

10 Milyar perhari apa yang kita dapat?

Bisa kita bayangkan apa yang dapat kita lakukan dengan
uang 10 Milyard perhari?
Dapat memberantas kemiskinan dengan pemberdayaan
ekonomi, membangun sarana dan prasarana sekolah,
kesehatan, infrastruktur seperti jalan dan jembatan
dan lain-lain untuk kemajuan bangsa dan negara.

Tapi apa yang terjadi dengan Pertelevisian kita?
Coba kita hitung-hitung sebuah stasiun televisi berapa
biaya yang di keluarkan untuk satu program acara/jam.:
Biaya produksi (Biaya operator kamera, studio,
lighting, host, artis pendukung acara, talent dll)
biaya air time, (biaya penggunaan frekuensi)..
kira-kira 100 juta perjam, memang ada yang lebih dan
ada yang kurang tergantung program acaranya satu hari
ada berapa jam televisi itu mengudara, 24jam, 12jam,
okelah kita taruh 10jam berarti dibutuhkan dana
sebesar 1M perhari perstasiun TV. Di Indonesia
khususnya di Jakarta ada berapa stasiun televisi yang
mengudara setiap hari? ada 12 (RCTI, SCTV,Trans TV,
Trans 7, Indosiar, TPI, Global TV, Metro TV, ANTV, O
Cannel, Jak TV, Space toon). Ok yang sering di
ganti-ganti cannelnya dan yang siarannya dapat
ditangkap secara jelas adalah 10 Stasiun Televisi ,
berarti ada 10 Milyard perhari uang yang dibutuhkan
untuk membiayai program televisi tersebut! Ok kalau
memang hitungan saya salah, separuhnya saja 5 Milyar
atau seperempatnya 2,5Milyar, Waw sangat fantastis!!

Apa yang kita dapat dengan 10 Milyard perhari,
kebanyakan adalah acara-acara sampah yang sangat tidak
mendidik seperti infotainment , berita, sinetron yang
mengumbar kemewahan dan klenik pemirsa bisa menilai
sendiri, acara berita? Isinya hanya kriminal, pejabat
yang korupsi apa lagi?
Acara televisi kita hanya diisi oleh selebritis, mulai
dari mereka pacaran, menikah, punya anak, cerai dan
selingkuh. Apa yang didapat oleh rakyat, pemirsa yang
kebanyakan adalah rakyat jelata yang hidup dibwah
garis kemiskinan.

Kita bisa memboikot televisi karena jalur frekuensi
itu bukan milik mereka, jalur frekuensi itu milik
rakyat yang seharusnya digunakan untuk kepentingan
rakyat bukan kepentingan golongan yang hanya melihat
untung rugi sebuah program acara dan mengandalkan
rating yang dimonopoli oleh perusahaan asing.
Televisi itu merusak dan meracuni satu generasi sama
seperti korupsi.

salam

www.didinrazani.blogspot.com

1 comment:

Didin Razani said...

Re: [tangandiatas] 10 Milyar perhari apa yang kita dapat?


Mas Didin,

Nothing wrong with the TV.
TV hanyalah medium yang sangat tergantung oleh the man behind the screen. TV
itu sama seperti Radio, Koran, Internet, Milis, bioskop dll.

Media ibarat pedang bermata 2, jika orang-orang di belakang media tersebut
adalah orang-orang amanah maka output yg keluar dari media tsb pasti yang
baik-baik, TAPI kalo di belakang media tsb orang yang hanya memikirkan uang
dan bisnis, ya begitulah wajah TV kita.

Keadaan TV yang seperti itu hanya ada di Indonesia, negara yg medianya
paling liberal di dunia. Negara tetangga seperti Singapore dan Malaysia
sangat memproteksi generasi mudanya dari efek negatif TV, bahkan Teletubbies
itu dilarang di Singapore dan Malaysia hanya karena Tinky Winky membawa misi
kaum gay. Di Indonesia Teletubbies gimana? Kita semua tau lah.....

Di Iran, TV dan Bioskop digunakan untuk kemaslahatan rakyat Iran, nggak
heran orang2 Iran sangat mencintai negaranya karena pengaruh TV di sana.
Film2 Iran juga merajai festival film international misalnya Children of
Heaven itu yang isinya sangat humanis sekali. Sedangkan film Indonesia .....
mistik-mistik-dan-mistik, kita semua tahu lah.

Masalahnya adalah orang Islam tidak atau belum punya TV. Dan orang-orang
behind the screennya masih sedikit pemahaman Islamnya, atau kader2 dakwah yg
kerja di TV masih sedikit sehingga belum bisa mewarnai acara-acara TV.

10 Milyar itu uang yg sangat sedikit untuk TV.
Catatan Nielsen Media Research tahun 2006 kemarin ada Rp. 30 trilyun uang
yang dibelanjakan oleh pengiklan untuk mengiklanlan produknya di TV.
http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/01/tgl/18/time\
/174738/idnews/732110/idkanal/4

Kalo uang tsb dibagi 365 hari, maka dalam 1 hari TV-TV yg ada berebut uang
Rp. 82 Milyar sehari!!!

TV adalah ladang bisnis, it is all about business. Mau pasang iklan di acara
sinetron Intan RCTI utk iklan sekali tayang 30 detik harganya 25 juta!!

Suatu hari saya bermimpi, kapan saya punya perusahaan TV atau kapan saya
bisa beli RCTI atau Indosiar, supaya acara-acaranya bisa kita buat untuk
kemaslahatan umat....

Insya Allah, kita harus berani bermimpi dan make it happen. Let it GOD.

Wassalam,
ananto gwguyur