Tuesday, July 25, 2017

Etika Dalam Menggunakan Taksi Online



Sudah lama nggak update blog nih, mau update ah mau nulis yang ringan-ringan aja ah seperti judu diatas.

Kali ini saya akan menuliskan etik dalam menggunakan taksi online, tulisan ini saya buat berdasarkan wawancara kepada driver ketika saya menggunakan taksi online tersebut baik itu Grab Car atau Go Car atau Uber. Dan juga hasil keluh kesah sopir saya yang membawa mobil saya untuk di pakai taksi online.

Etika dalam menggunakan taksi online adalah sebagai berikut:
1.Panggillah mereka ketika kita sudah siap berangkat, jangan sampai mereka menunggu lama. Misalnya ketika taksi online kita sudah datang kita masih mandi atau masih dandan dan ini sering katanya ibu-ibu atau remaja putri, kasian para driver itu menunggu lama bengong di depan rumah, kalo ada halaman parkir, kalo depan rmh jalan raya pasti akan mengganggu lalulintas. Mline di mereka ngejar target trip loh..bagi mereka waktu adalah trip, belom lagi macetnya di jakarta. Oh ya ketika pesen taksi online di mall atau apartemen pastikan dari lobby jangan masih di lantai 5 kita pesen ketika mereka datang kita masih di lift, kasihan mereka nunggu di lobby kelamaaan dan pasti akan mengganggu pengunjung yang lain.

2. Jangan paksa taksi online itu masuk gang sempit, kasihan drivernya dan rata-rata mobil cicilan loh dan kalo mereka jeblos atau nyerempet pasti akan merugikan merka juga. Untuk masuk bengkel memang gak bayar karena rata-rata asuransi, tapi waktulah yang merugikan.

3. Jangan pesan taksi online melebihi 4 orang, karena kapasitas taksi rata-rata memang 4 orang, komunikasikan dengan driver jika melebihi 4 orang, karena ada taksi online yang membolehkan mobil kecil 1000cc yang kapasitasnya memang cuma 4 orang bukan seven seater.

4.Jangan makan dan minum serta mengotori mobil taksi online, kalo membawa anak kecil pastikan mereka jangan membuang makanan dan minuman sembarangan. Jaga kebersihan mobil mereka.

5. Ajak driver itu ngobrol, chit-chat atau sekedar basa-basi, anggap mereka manusia juga dan perlakukan mereka dengan sopan.

6.Berilah tips, bayarlah lebih dari biaya yang tertera di aplikasi lebihkan minimal Rp 3000,- sedekahlah untuk mereka, karena rata-rata yang menjadi driver taksi online itu adalah mereka yang kepepet dan terpaksa menjalani taksi online. Bila bayar menggunakan grab pay atau go pay atau kartu kredit siapkan uang tunai untuk tips, karena itu akan sangat membantu mereka yang mencari uang cash harian , karena bila kita membayar dengan non cash akan cair satu dua hari bahkan lebih ke rekening mereka.

7. Bila kita minta di jemput di Bandara, stasiun atau di tempat yang tidak membolehkan taksi online beredar, pesanlah secara sembunyi-sembunyi jangan sampai pihak yang berwenang (security) tahu kita menggunakan taksi online. Bikin janjilah titik penjemputan dengan mereka, beri info yang jelas dengan ciri-ciri kita seperti memakai baju warna apa untuk memudahkan driver dan juga kita sebagai konsumen taksi online tersebut.

Ada tambahan lain?





1 comment:

masyon said...

Nice info, makasih tips nya..