Friday, April 25, 2008

Persiapan Menjadi Kaya



Tulisan ini saya ambil dari sini
Dengan judul Lompatan Imajinasi oleh Andrias Harefa

Karena segala proses penciptaan manusia dimulai dari imajinasi,
maka proses menjadi kaya pertama-tama adalah proses imajiner.

~ Pandir Karya

Apa yang diperlukan untuk menjadi kaya? tanya saya kepada sejumlah kawan.

Uang yang banyak, kata Iin.

�Bakat, jawab Toni.

�Ide brilian,timpal Herlina.

�Orangtua yang kaya, ujar Didi.

�Perusahaan yang besar, jelas Diah.

�Pasangan yang kaya, sela Rudy.

�Sejumlah formula dan kiat, gagas Yuyun.

�Kawan-kawan yang kaya, ujar Lilik.

�Daya tarik dan pesona, papar Dewi.

�Gaji besar, respons Indra.

***

Segala sesuatu yang diciptakan manusia, diciptakan dua kali. Pertama, dalam pikiran sebagai gagasan, gambar, sketsa, impian, visi, atau apa pun istilah yang sepadan dengan itu. Kedua, dalam dunia nyata yang tampak oleh mata inderawi kita. Prinsip ini begitu sederhana, sehingga sering kali kurang disadari kedahsyatannya dalam kehidupan nyata.

Kita tentu tahu bahwa kemerdekaan Indonesia dari kolonialisme dimulai dari gagasan, dari alam pikiran, dari visi, dari penglihatan mata budi dan mata batin bapak-bapak bangsa ini. Sejumlah orang menyebutkan bahwa kata �MERDEKA� pertama kali digunakan, atau sekurang-kurang paling sering digunakan oleh Bung Karno dalam pidato-pidatonya yang memukau sejak tahun 1920-an. Lalu �gagasan� ini bergulir, melahirkan sejumlah pergerakan, sampai kita mengalami kemerdekaan secara nyata, secara fisik, 17 Agustus 1945.

Proyek-proyek pembangunan seperti Monas, Taman Mini Indonesia Indah, atau Taman Impian Jaya Ancol, juga dibangun dengan impian, visi, sketsa, denah, gambar-gambar, cetak biru yang sudah lebih dulu ada dalam benak penggagas dan pelaksana proyek. Dan, ketika proyek-proyek semacam itu jadi, sebenarnya itu merupakan penciptaan kedua. Apa lagi kalau kita bicara tentang proyek-proyek bangunan yang dirancang dengan ambisi menjadi yang tertinggi di dunia. Semuanya pastinya melewati proses pertukaran gagasan, perdebatan, dan cetak biru yang dibuat dan disempurnakan secara bertahap sampai sebuah bangunan megah bisa nampak oleh mata inderawi manusia.

Segala sesuatu yang diciptakan manusia, diciptakan dua kali. Dalam proses penciptaan pertama�sebagai ide atau gagasan�waktu yang diperlukan mungkin tidak terlalu lama. Namun, dari penciptaan pertama (baca: ide) ke penciptaan kedua (baca: menjadi kenyataan kasat mata), waktu yang diperlukan acapkali jauh berlipat kali lebih panjang. Berapa waktu yang diperlukan untuk merancang bangunan seperti menara kembar Petronas di Malaysia? Berapa kali lipat waktu yang diperlukan para insinyur untuk membuatnya menjadi bangunan yang benar-benar dapat dilihat, dipegang, dan dipergunakan manusia? Gambar yang dibuat dalam hitungan hari atau minggu, mungkin harus dikerjakan dalam hitungan tahun, berpuluh atau beratus kali lipat waktunya.

Jika segala sesuatu yang diciptakan manusia, diciptakan dua kali, maka proses penciptaan kekayaan tidaklah merupakan pengecualian. Untuk menjadi kaya, orang harus pertama-tama bisa menciptakannya dalam pikiran. Untuk menjadi kaya, orang harus belajar berimajinasi sebagai orang kaya. Membayangkan apa yang perlu ia lakukan secara berkala agar kekayaannya terus bertambah. Membayangkan apa yang sebaiknya ia lakukan jika mendadak ia dapat uang ekstra dari proyek-proyek sampingan di luar pekerjaan rutinnya. Membayangkan hal-hal apa saja yang sebaiknya ia pelajari untuk mempersiapkan dirinya agar menjadi kaya. Membayangkan pos-pos pengeluaran yang mana saja yang bisa dihemat agar hartanya terkumpul lebih cepat. Membayangkan keputusan-keputusan yang bagaimana yang harus diambil untuk membawa dirinya ke arah kekayaan yang lebih besar. Membayangkan sejumlah manfaat kekayaan bagi hari depannya, kelangsungan hidup keluarga dan kerabatnya, dan masa depan komunitas di mana ia hidup dan berkarya. Semuanya adalah penciptaan tahap pertama, penciptaan dalam dunia mental, dalam alam pikiran, dengan memanfaatkan daya imajinasi belahan kanan otak manusia.

Jika penciptaan dalam imajinasi itu begitu jelas dan emosional, maka akan muncul dorongan kuat untuk bertindak, mengambil langkah-langkah konkrit untuk menjadi kaya. Imajinasi, tujuan, atau sasaran keuangan yang jelas dan emosional juga akan menumbuhkan benih-benih disiplin untuk berani menunda kenikmatan sesaat hari ini atau minggu ini, demi manfaat yang lebih besar di masa mendatang, lima, sepuluh, atau dua puluh tahun lagi. Imajinasi yang jelas dan emosional itu adalah inti kekuatan yang menentukan apakah cita-cita menjadi kaya akan sampai pada tindakan dan disiplin untuk mencapainya, atau hanya merupakan keinginan dan harapan kosong belaka (�Wishing and hoping doesn�t make it so,� kata bule bijak yang pernah menceramahi saya).

Dalam pengamatan saya, sejumlah program seminar dan pelatihan untuk menjadi kaya yang muncul di Indonesia hampir bersamaan dengan dimulainya era reformasi, sangat kurang menekankan pentingnya persiapan mental-emosional untuk menjadi kaya. Sangat kurang ditekankan bahwa menjadi kaya itu memerlukan persiapan agar kekayaan tidak justru mendatangkan musibah bagi kehidupan pribadi, keluarga, atau lingkungan komunitas sekitar kita. Yang paling nyaring digembar-gemborkan adalah soal CARA, dan bahkan acapkali satu-satunya yang dibicarakan memang soal TEKNIK dan CARA itu saja. Hampir tidak pernah dibahas secara berimbang soal MENGAPA kekayaan membawa manfaat kepada sejumlah orang, tetapi bagi orang yang lain kekayaan membawa petaka seperti hancurnya rumah tangga, keterlibatan dalam narkoba dan obat terlarang lainnya, dan tindak kriminal lainnya.

Bivie Arifin, manajer senior di sebuah jaringan radio nasional di Jakarta, pernah menuturkan kepada saya sebuah kisah orang Depok yang mendadak kaya tanpa persiapan secara imajiner, alias tidak siap mental-emosional. Orang ini tidak pernah punya penghasilan di atas Rp 10 juta per bulan. Hidupnya tidak kekurangan, tetapi juga tidak bisa berlebihan. Tiba-tiba ia mendapatkan semacam hibah dari mertuanya untuk mengelola hasil penjualan bisnis senilai Rp 2,4 miliar. Ia gembira, dan langsung mengubah gaya hidup dirinya dalam keluarganya. Mobil dan motornya berganti dengan jenis yang lebih mewah. Biaya konsumsinya meningkat drastis. Dan dalam hitungan kurang dari dua belas bulan, semua dana tersebut ludes nyaris tanpa bekas. Ia pun kembali ke standar hidup sebelumnya.

Jansen H. Sinamo, yang oleh kawan-kawan media diberi panggilan Guru Etos Indonesia, juga menceritakan kepada saya tentang nasib tetangganya di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Pada tahun 1970-an, tetangga yang miskin ini mendadak mendapatkan undian berhadiah yang nilainya luar biasa kala itu. Ia berhasil menebak 4 angka benar, sehingga mendapatkan hadiah terbesar yang diundikan. Gaya hidupnya langsung berubah menjadi lebih konsumtif. Dan kalau dulu ia menggunakan uang Rp 25 per minggu untuk memasang nomor undian, maka setelah dapat hadiah ia menggunakan Rp 500 per minggu dengan harapan mendapatkan hadiah besar lagi. Artinya, hanya dalam soal memasang nomor undian saja, ia meningkatkan pengeluarannya sampai 20 kali lipat. Tak heran dalam hitungan bulan ia kemudian kembali lagi kepada keadaannya yang sebelumnya. Ia menjadi orang kaya yang �pensiun dini� alias kembali miskin seperti dulu.

Kedua contoh sederhana barusan hanya ingin menegaskan pentingnya persiapan untuk menjadi kaya secara otentik, secara bermakna, secara terhormat. Orang-orang yang ingin menjadi kaya harus belajar melakukan apa yang saya sebut lompatan imajinasi. Artinya, ia harus bisa membangun kemampuan untuk berpikir seperti orang kaya, sekaligus menyadari posisi sementaranya sebagai orang yang belum benar-benar kaya. Ia harus belajar �mencicipi� masa depannya yang mapan secara keuangan, agar motivasi dan disiplinnya diberi makan dari waktu ke waktu. Ia perlu berlatih untuk tidak kalang kabut dengan makin bertambahnya harta miliknya. Ia perlu berlatih untuk memastikan bahkan pola konsumsinya tetap lebih kecil, bahkan semakin kecil, dibandingkan dengan jumlah penghasilan yang diperolehnya. Ia perlu mendidik dirinya untuk terus menerus mengembangkan sumber-sumber penghasilan yang produktif. Dan seterusnya. Ia perlu melakukan semua hal itu pertama-tama dan terutama dalam imajinasinya, sebagai pertanda kesiapan dirinya untuk menerima kekayaan dari alam semesta ciptaan Tuhan ini.

Jadi, apakah yang diperlukan untuk menjadi kaya secara terhormat?[aha]

* Andrias Harefa adalah trainer, motivator, dan penulis 30 buku laris. Pendiri Pembelajar.com ini dapat dihubungi via email: aharefa@cbn.net.id.

Wednesday, April 23, 2008

MENCIPTAKAN KESEMPATAN


Sumber: Jennie S. Bev


Delapan puluh persen penduduk di muka bumi ini menunggu kesempatan yang datang dan memanggilnya untuk bergerak. Namun hanya sekitar dua puluh persen yang menciptakan kesempatan untuk dirinya sendiri. Hal ini melampaui batas-batas budaya dan geografis, yang sangat menarik untuk diperhatikan dan diterapkan bagi kita semua. Di Indonesia, yang jumlah penganggurannya mencapai angka 20 persen, sampai kapan kita mesti menunggu kesempatan yang memanggil kita?
Tidak ada waktu lagi. Waktu untuk bergerak adalah sekarang juga.

Dibandingkan dengan di negara-negara maju, seperti AS dan Kanada, mendirikan perusahaan sangatlah ribet dan berbelit-belit, begitu banyak izin yang perlu diambil. Contohnya yang paling sederhana adalah membuka salon potong rambut. Di Indonesia, hampir setiap kota dan desa ditemui banyak sekali salon potong rambut. Izin apa yang diperlukan untuk membuka salon tersebut? Tidak ada sama sekali. Cukup punya gunting dan tempat duduk serta cermin saja. Bahkan di bawah pohon rindang pun bisa saja.
Bandingkan dengan di AS. Di setiap negara bagiannya ada yang disebut Cosmetology Licensing Bureau (Biro Izin Ilmu Kosmetologi, yang di sini maksudnya adalah “Persalonan” bukan kosmetika.) Biro ini mensyaratkan setiap orang yang hendak membuka salon untuk membawa ijazah dan transkrip kursus pelatihan salon yang biasanya sepanjang 6 bulan sampai 1 tahun. Setelah itu, ia harus mengikuti ujian negara bagian teori dan praktik. Setelah itu barulah bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan izin untuk membuka salon.
Setelah mendapatkan izin salon, barulah bisa mengajukan izin usaha. Prosesnya sendiri memakan waktu satu sampai dua tahun dari sejak pelatihan sampai mendapatkan izin usaha dan siap untuk menerima klien. Setelah salon dibuka, jelas ada isyu-isyu lainnya seperti inspeksi mendadak dari Badan Kesehatan untuk memastikan bahwa alat-alat cukur yang dipakai bersih dan sesuai standar.
Sangat ribet dan berbelit-belit, bukan? Ini baru untuk bisnis ringan yang di Indonesia bisa dilakukan di bawah pohon rindang. Anda bisa bayangkan untuk bisnis-bisnis lainnya yang jauh lebih sophisticated.
Dengan lingkungan bisnis yang serba tertib seperti ini, saya dan suami membangun beberapa perusahaan yang sekarang sudah mulai memperlihatkan hasil. Sangat berbeda dengan di Indonesia, yang dengan sekejap mata sudah bisa memulai bisnis dengan proses yang sederhana saja.
Mungkin ini pula mengapa banyak perantau asal Indonesia yang “ogah” mendirikan perusahaan sendiri, lebih baik menunggu saja kesempatan untuk mengetuk pintunya. Di Indonesia, juga demikian. Mayoritas lebih baik pasif (alias terus melamar pekerjaan yang tidak tahu prospeknya di kemudian hari) daripada membangun usaha sendiri yang dalam satu atau dua tahun sudah menghasilkan jauh melebihi karyawan baru tahun kedua.
Menciptakan kesempatan memang kedengarannya sangatlah riskan, namun sebenarnya ini hanyalah salah satu bentuk survival skill yang dimiliki setiap orang. Mulailah dengan tahap-tahap berikut ini, niscaya Anda bisa menjadi lebih berani dalam melihat kebutuhan yang urgen serta lantas terpacu untuk menciptakan kesempatan bagi diri sendiri:
1. Hitunglah jumlah pengeluaran ideal Anda dalam satu bulan. Masukkan semua pengeluaran, seperti: makanan, sewa atau cicilan rumah tinggal, uang sekolah, pakaian, entertainment, donasi, dll.
2. Bagi pengeluaran tersebut dengan 30 hari (per bulan). Lantas bagi lagi dengan 10 jam kerja. Anda akan mendapatkan jumlah uang yang perlu Anda hasilkan per jamnya.
Misalnya:
Kebutuhan per bulan adalah Rp5.000.000,-.
Pengeluaran per hari (rata-rata) adalah Rp5.000.000,- : 30 hari = Rp166.700,-
Penghasilan per jam (asumsi 10 jam kerja) yang diperlukan untuk mencukupi di atas adalah Rp16.700,- untuk asumsi kerja 30 hari per bulan. Jika Anda bekerja 20 atau 25 hari per bulan, gunakan angka yang dimaksud.
Mulailah dari angka ajaib per jam ini. Camkan di dalam benak bahwa Anda tidak bisa mempertahankan gaya hidup jika tidak menghasilkan sekian tersebut. Jadikan ini patokan Anda dalam memilih jenis bisnis dan menjalankannya dengan antusiasme.
Siapa bilang menciptakan kesempatan itu sulit? Mulai saja dari angka penghasilan per jam dan jalankan dengan blue print ini. Sukses tidak ditanggung, lho.

Friday, April 18, 2008

Bob Sadino


Beberapa Minggu yang lalu saya ke rumahnya Om Bob alias Bob Sadino
Pengusaha nyentrik yang selalu bercelana jeans pendek.
Sekarang Om Bob hampir setiap minggu nongol di TV bersama Feny Rose.

Mengasikkan ngobrol sama orang yang sudah merasakan asam garamnya berbisnis,
semua kata-katanya diputarbalikkan, saya digoblok-goblokin, pokoknya yang pernah betemu Om Bob ini pasti kena 'tonjok' secara tidak langsung.

Rumahnya om Bob ini Enak banget, luas, bangunannya hampir 80% dari Kayu, ketika duduk di Beranda belakang rumah viewnya bagus, sayang saya gak sempet ambil gambarnya.
Oh ya rumahnya Om Bob ini di Lebakbulus 2121 sama seperti no pelat mobilnya.



Kalau saya nanti sudah seumuran Om Bob, Saya Yakin bisa punya rumah seperti itu.

Monday, April 07, 2008

Merancang Sukses Anak Sejak Dini


Merancang Sukses Anak Sejak Dini

Date : Saturday, 7 June 2008, 08:30 - 16:00

Venue : Ciputra Hotel Room Dian Lt. 4
Jl. Jend. S.Parman, Grogol
Jakarta, Indonesia

Ternyata anak-anak yang telah menemukan peta suksesnya sejak usia dini berhasil meraih suksesnya di usia yang lebih muda dan meraih hidup jauh lebih bahagia. Sebut saja Tiger Woods sang Pegolf dunia di usia 22 tahun, Maria Sharapova sang petenis juara Japan open di usia 14 tahun dan Kevin Suherman pianis Indonesia, pemegang rekor muri, berkelas dunia, di usia 12 tahun, yang saat ini mendapat bea siswa penuh dari Pemerintah Australia, untuk mengembangkan prestasinya di sana..

Anda juga bisa membuat anak-anak anda menjadi seperti mereka ! Tentunya Jika anda mau...!

• Apakah sekolah yang ada sudah mempersiapkan anak kita untuk jadi orang sukses..? jika ternyata tidak, apa yang harus dilakukan orang tua dengan segera ?
• Tahukah anda bahwa sebenarnya sejak lahir setiap anak sudah membawa peta suksesnya masing-masing..? Tahukah kita bahwa kegagalan yang kita alami saat ini disebabkan karena kita tidak pernah mengetahui peta sukses yang ada dalam diri kita sendiri...?

Jangan ulangi lagi kesalahan yang sama pada anak-anak kita, mari kita rancang sukses mereka sejak usia dini....!! Ikuti seminar keluarga yang sangat bermanfaat:

• Menemukan cara-cara identifikasi bakat dan kemampuan anak anda.
• Mencegah pemaksaan pendidikan yang kurang cocok hingga berakibat anak salah jurusan.
• Mengetahui Potret Pendidikan Masa Depan yang sesuai dengan tuntutan zaman pasar bebas dunia 2010.
• Memilih sekolah/sistem pendidikan yang tepat untuk bakat anak kita tanpa harus bingung, ataupun terpaksa karena hampir semua sekolah men klaim dirinya “Unggulan”
• Merancang sukses masa depan anak-anak kita jauh lebih pasti! tidak hanya untuk menjadi berisan pelamar kerja berikutnya.
• Menjadikan setiap rupiah yang di keluarkan orang tua sebagai Investasi berharga bagi masa depan anaknya tidak hanya sebagai Expense yang sia-sia.
• Menjadikan anak kita lebih mandiri sejak sedini mungkin


Jika anda merasa sebagai orang yang peduli pada Masa Depan Anak, Pastikan anda dan pasangan anda HADIR di acara ini, atau akan menyesal seumur hidup !

Investasi : Rp 600.000,-

Peserta yg lunas sebelum 15 Mei 2008,
* Hanya Rp. 450.000,- + Bonus:
• Buku “Mengapa Anak Saya Suka Melawan Dan Susah Diatur “karya Ayah Eddy senilai Rp.50.000
• Buku “Mengajari Anak Berbisnis” karya Valentino Dinsi senilai Rp.50.000
• Majalah Pengusaha senilai Rp. 17.500,-
• FREE Majalah Marketing/Franchise senilai Rp.22.500,-
* Daftar 3 Orang, GRATIS peserta Ke-Empat
* Suami – Istri Rp. 800.000 (berdua)
* Group (lebih dari 10 orang) Rp.300.000/orang

Transfer Bank Mandiri Cab. Cibubur Acc: 129-000-573-2835
a/n : Yayasan Indonesia Bangkit (LET’S GO Indonesia)

Who Should Attend? :
Public

Organizer :
LET’S GO INDONESIA

Speaker :

• Kak Seto (Seto Mulyadi) : Pakar Pendidikan Anak & Ketua Komisi Perlindungan Anak,
• Ayah Edy: Multiple Intelligent & Holistic Learning, Practisioner serta pembicara tetap di Radio SMART FM
• Valentino Dinsi: Pengusaha & Penulis buku best seller “Mengajari Anak Berbisnis”

Contact :
LET’S GO INDONESIA
Phone : Up Didin or Ami 021 8706396, 021-94021645, 081514144583
Fax : 021-8706396
Email: didinrazani@gmail.com

Tuesday, April 01, 2008

Attract miracle in your live


Saya dapat email dari Joe Vitale sebagai berikut:

I want to ask you seven brief questions
that will reveal your ability to attract
miracles in your life.

And it doesn't matter what you want.

It could be having more money, a better body,
a cure for an illness, finding your soulmate,
buying a dream home, taking a tropical vacation,
or anything else.

All of this is possible.

Let's get started.

Imagine something you want to attract in your
life, and answer the following questions in the
order they're presented:

1. Do you believe that miracles exist?

2. Have you experienced a miracle at some time in
your life?

3. Are you envious when others attract miracles?

4. Do you understand that if others can attract
miracles ­you can too?

5. Do you believe that with the proper mindset
you can attract miracles?

6. Do you already know of a specific miracle you
want to attract?

7. Are you ready to take action and do whatever
it takes to attract what you want into your life?

If you answered, "YES" to two or more of those
questions, you definitely have the mindset it
takes to attract miracles in your life.

You just have to take what I call Inspired Action
and learn a proven system that works consistently,
year after year, for me and countless others.

In fact, once you learn this process - it never
stops working for you.

And it's taught step-by-step in my Miracles
Coaching Program.

Before we discuss the Miracles Coaching
Program...

Jadi intinya dia jualan linkd ini
http://miraclescoaching.com/apply

Kalo ada pembaca yang terratik silahkan aja...

Wednesday, March 26, 2008

Afirmasi dan Visualisasi

Apa sich yang di sebut Afirmasi?
Terus Hubungannya dengan Visualisai apa?
Dari Bukunya Adi W Gunawan yang terbaru The secret of Mindset AFirmasi dan visualisai adalah salah satu dari sekian banyak teknik yang sangat populer digunakan untuk melakukan pemrograman ulang pikiran bawah sadar. Yang sukses melakukan ini salah satunya adalah bapak Yusef J Hilmi dengan menempelkan gambar mobil kijang warna biru dan kira-kira 10 bulan kemudian dia berhasil mendapatkannya.
Afirmasi adalah sesuatu yang kita proyeksikan atau masukkan ke dalam pikiran bawah sadar dan bersifat sugestif, biasanya berupa kata-kata atau kalimat yang diucapkan dengan penuh keyakinan dan berulang-ulang. Kalau Visualisasi sama dengan afirmasi tapi menggunakan gambar untuk memprogram pikiran bawah sadar.
Jadi afirmasi dan visualisasi sebenarnya adalah ide-ide yang bersifat sugestif, maksudnya apabila ide ini berhasil masuk ke pikiran bawah sadar, pikiran bawah sadar akan memberikan respon yang sesuai.

Pikiran bawah sadar adalah seekor Gajah menurut Pak Fauzi R sedangkan pikiran sadar adalah semut, Bagaimana caranya menuntun gajah agar sampai di osis kita?

Didalam tubuh Gajah tersebut ada Belief System, Nah sekarang Gimana caranya agar Afirmasi dan Visualisasi tadi bisa bekerja dan terintegrasi dengan belief sistem yang ada? Menurut Adi W Gunawan lagi ada 4 syarat yaitu:
1. Afirmasi dan Visualisasi tadi harus masuk ke dalam Pikiran bawah sadar
2. Afirmasi dan Visualisasi tadi harus diterima pikiran bawah sadar maksudnya adalah tidak ada penolakan dari belief sistem.
3. Afirmasi dan Visualisasi Harus dimengerti pikiran bawah sadar
4. Afirmasi dan visualisasi harus diintegrasikan kedalam belief sistem yang ada
Bila salah satu saja dari keempat sistem diatas tidak terpenuhi maka afirmasi dan visualisasi tidak akan bekerja.
Ok, sekarang saatnya kita mengintegrasikan ke 4 syarat tsb agar lebih mudah menuntun gajah.

Next Event Parenting



Up Coming event Untuk Para orang tua yang ingin anaknya sukses sejak dini
Temukan Tips-tips Mendidik anak agar bisa Mandiri dan sukses sejak dini.

Tuesday, March 11, 2008

The Spirit Entrepreneur

Beberapa minggu ini, saya asik berinteraksi dengan seorang penulis buku best seller dan juga seorang entrepreneur Bapak Valentino Dinsi. Banyak sekali aha-aha yang saya temukan dan sampai bingung mau mulai dari mana.
Akhirnya kami sepakat untuk membuat event-event yang berkaitan dengan entrepreneurship dan menyebarkan spirit Entrepreneur ke segala penjuru angin, he he he...

Kebetulan yang mengelola event-eventnya let's go Indonesia tidak ada, dia bilang "tidak dikelola aja saya sudah seperti ini apa lagi kalau di kelola dengan serius!"
Wah ini tantangan buat saya, bisa gak ya?
Dalam waktu dekat ini akan ada beberapa program dan event yang akan kita buat dengan memakai bendera Let's Go Indonesia.
Saya senang sekali bisa bekerja sama dan sambil belajar baik untuk kehidupan dunia dan akhirat, kebetulan beliau ini sering di panggil ustadz oleh teman-temannya.

Yang membuat saya salut adalah caranya mendidik anak yaitu :
1.Hafal Qur'an
2.Bisa Dagang
Kalau anak kita sudah hafal Qur'an insya Allah dia dijamin oleh Langit dan kalau dia bisa dagang pasti di jamin oleh Bumi, tidak akan kelaparan dan pasti akan selamat dunia dan akhirat.
Bener juga ya...

Wednesday, February 27, 2008

10 Bisnis Paling menjanjikan




Hampir semua orang punya cita-cita ingin memiliki bisnis sendiri. Tapi sering kali, mereka bingung bagaimana memulainya, bisnis apa yang harus mereka geluti dan bagaimana pula prospeknya.

Kebetulan "INC" -media bisnis terkemuka di Amerika- belum lama ini merilis informasi penting bagi para pebisnis yang ingin mengetahui bisnis yang prospeknya paling menjanjikan hingga lebih dari 10 tahun mendatang. Mereka adalah:

=> Internet Bisnis, data processing dan jasa informasi lainnya
=> Sistem komputer dan jasa yang berhubungan dengannya
=> Sofware
=> Jasa ketenagakerjaan
=> Konsultasi: management,science, dan teknis
=> Home Health Care
=> Jasa penasihat keuangan pribadi
=> Jasa perawatan anak
=> Seni, hiburan dan rekreasi
=> Fim/video

Dari data tersebut, terlihat bisnis nomor SATU yang paling menjanjikan hingga lebih dari 10 tahun mendatang adalah internet bisnis

Revolusi informasi memang tengah berjalan…. Seperti juga ketika mobil yang ‘merevolusi’ kereta kuda, kamera digital yang mulai menggantikan kamera manual dan kini INTERNET juga telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam mencari informasi dan berbisnis.

Dan sekarang kita –atau setidaknya anak muda sekarang yang menjadi future market- semakin sering mendengar kata-kata seperti ini, “Lihat di internet aja” atau “Cari di internet aja”.

Apapun… Mulai dari membandingkan harga gadget, booking tiket pesawat, lihat berita terkini, lihat iklan penjualan rumah atau mobil, beli macam-macam barang, dan masih banyak lagi. "Apapun bisnisnya", internet tempat jualannya :-)

Internet memang tempat menjadi pemasaran produk dan jasa yang paling menjanjikan saat ini. Karena jangkauan yang luas, ke seluruh dunia. Selain itu juga karena pasarnya yang tertarget dan sistem otomatisasinya, membuat pemasaran jadi lebih efektif dan efisien dari segi biaya, waktu dan tenaga. Sudahkah saya/anda memulainya?







Friday, February 15, 2008

Membuat KTP Baru 2 Minggu?

Minggu lalu saya mengurus KTP ke Kecamatan Jati Asih, biasanya saya untuk urusan itu menyuruh orang, tapi kali ini karena banyak waktu dan ingin tahu prosedurnya, maka saya lakukan sendiri. Ternyata, setelah dapat surat pengantar dari kelurahan saya harus langsung ke Kecamatan, kata pegawai kelurahan "kalo mau cepat langsung saja bawa ke kecamatan sendiri!". Artinya dari kelurahan tidak bisa langsung satu atap seperti yang saya baca di Sragen.

Setelah sampai di Kecamatan, saya sampaikan blankonya dan saya tanya " Pak Jadinya Kapan?" 2 Minggu kata petugasnya, itu pun paling cepat katanya lagi!.
"Terus administrasinya berapa pak?" tanya saya. "Sebenarnya sich pak Tidak ada biayanya terserah bapak mau kasih berapa!" katanya lagi. "Ya udah Pak nanti aja sekalian kalo sudah jadi KTPnya" kata saya. "Kalo ada sekarang sih pak sekarang aja", katanya lagi. "Ya udah pak ntr aja sekalian ok!" kata saya langsung ngeloyor pergi. Dua minggu wah lama banget ya bikin ktp di Bekasi, masak kalah sama yang di Daerah?, masak Tidak pelayanan satu atap? Masak tidak computerized? Wah ini jadi PR penting buat Walikota Bekasi yang baru sekaligus lowongan proyek buat praktisi IT!

Sebagai daerah penyangga Jakarta Alias Jabodetabek pelayanan yang diberikan kalah jauh dengan beberapa daerah yang sudah menetapkan tekhnologi Informasi untuk pelayanan publik misalnya sragen onlien www.pekalongankab.go.id
Kapan ya Kota Bekasi bisa seperti itu? Wah dibutuhkan pemimpin yang mempunyai visi ke depan, mempunyai jiwa entrepreneurship apa lagi ya?

Friday, February 08, 2008

Gong Xi Fa Cai


Selamat Tahun baru Imlek 4706
Semoga di tahun ini keberkahan dan kemakmuran buat kita semua.

Wednesday, January 30, 2008

Dapat Teguran (Semoga Allah mengganti yang lebih Baik)

Hari ini saya mendapat teguran yang membuat dengkul lemas tak berdaya.
Siang tadi setelah shalat zuhur ada seseorang masuk kedalam rumah dan mengambil tiga buah Hp serta dompet beserta isinya ( KTP, SIM, STNK, ATM ). Ketiga HP tersebut saya gunakan unutk transaksi razani Cell yang juga hp sehari-hari saya.

Keadaan sekitar rumah kali ini memang sepi karena tetangga sebelah rumah baru pindah 2 hari yang lalu, kebetulan saya dan kedua anak saya siang tadi sedang ke rumah orang tua di belakang rumah jadi rumah kosong dan pintu tertutup tapi tidak saya kunci.Memang sewaktu saya tinggal saya sedikit khawatir jangan-jangan. .... eh malah kejadian (Hati-hati dengan pikiran anda karena LOA, negatif pun akan langsung terjadi)

Ya Allah, saya Ikhlas...... ..Semoga ini menjadi pelajaran yang berharga buat saya dan semoga Engkau mengganti yang lebih lagi... Amin

Untuk sementara saya dapat di hubungi di 021-94021645.

Milad 2 TDA


Wah acara TDA kemaren hari minggu 28 Januari 2007 sangant istimewa dan "fully Meat" kata pak Rony .Tapi saya tidak bisa menikmati acara tersebut karena harus mondar-mandir maklum seksi repot, karena saya bertanggung jawab di peralatan yang digunakan mulai dari spanduk, backdrop, sound sistem, booklet,Screen, LCD proyektor, sampai detail peralatan apa yang di pakai disetiap sesi acara, waduh sampai kaki pada pegel tapi senangnya tidak terbayar dengan apapun karena acara tersebut sukses dan para peserta "happy", untuk review dan foto-foto silahkan lihat di sini,disini dan disini, serta yang lebih lengkap disini

Saya terlibat di kegiatan TDA ini dari awal dan saya juga yang mengusulkan dibentuknya TDA-EO yang kemudian menjadi TDA-M yang dibentuk khusus untuk menangani kegiatan-kegiatan TDA. Alhamdulillah kali ini TDA-M menjadi inspiring Team pada milad ke 2 ini dan saya acungkan dua jempol untuk pak Faif disela kesibukannya masih sempat memimpin Team milad ke 2 ini.
Doakan saya sehat selalu agar dapat terlibat pada event-event yang bermanfaat baik dari TDA ataupun yang saya buat sendiri.

Wednesday, January 09, 2008

Evaluasi 2007


Evaluasi 2007

Proyek involving Event 2007:
Turnamen Golf Asean Law Asociation Rancamaya
Lomba Foto Auto Beauty Contest dalam rangka HUT Auto Mall SCBD
Seminar UU tentang PT no. 40, Iluni UI, Nikko Hotel, Jakarta
Investor Forum, Syariah Expo JCC, Jakarta
HSBC Media Gathering 2007, Rax 3 Pool & Business, Plasa Semanggi, Jakarta

Dira Gemilang:
Buku saku, working Calender, Face Towel, PT.Saitama Stamping Indonesia , Karawang, Jawabarat.
Spanduk digital Print, Topi,Name tag, Globalindo Network for Malaysia
Polo Shirt Out Bound STA-87, Trainer Edan, Ikhwan Sofa jakarta
Pin KPPU 8000 Pcs, JKD Optima jakarta
Bendera produk, sablon dari PT. Multi Mayaka & Multi Tehaka, Pulo Gadung Jakarta
Pembuatan Spanduk digital Print dan X Banner, Learning Point, Jakarta
Face Towel 300 pcs, PT. Saitama Stamping Indonesia.

Makmur Jaya Abadi
Suplaier Telur , PT. Cipta yasa Putra mandiri, lativi group Pulo Gadung
( Saya stop karena pembayaran lama)

Itulah sekelumit project yang saya kerjakan.
Tahun 2008 ini saya yakin akan dapat lebih dahsyat lagi.

Foto: Iwa K sedang isi acara Media gathering HSBC yang lalu

Wednesday, January 02, 2008

Selamat Tahun Baru 2008

Wah sudah setahun saya ternyata tidak menulis di blog ini.
Gemerlap kembang api sudah lewat, bunyi petasan sudah sepi, resolusi sudah dibuat, apalagi ya, oh ya berarti tinggal action aja nih..
Words Can Inspire, Thoughts Can Provoke, But Only " Action" Brings You Closer To Your Dreams. Take Action Miracle Happen, No Inspired Action Nothing Happen. Kan begitu slogan kami sebagi member http://tangandiatas.com
Tahun 2008 saya maknai sebagai tahun untuk :
1. More Action
2.More Silaturahim
3.More Closer with God
4.More Focus
5.More Lesson
6. More Give
7. More Syukur (Thanks God)
8. More.... Money

Sekali lagi saya mengucapkan selamat tahun baru 2008, tahun yang membuat kita merasa Qiu pe "Beruntung" .Kita harus merasa selalu beruntung sepanjang tahun 2008 dan tunggu hasilnya tidak akan lama anda pasti beruntung.

Sunday, December 16, 2007

Cara Pintar Jadi Orang Kaya

Cara pintar jadi orang kaya ini saya ambil dari kesimpulan buku Rich Dad Poor Dad'nya Robert Kiyosaki.Dasar pemikirannya sangat sederhana: Jabatan, karier, maupun kepandaian, tidak bisa menjamin seseorang menjadi kaya. Itu sebabnya, menurut Kiyosaki, konsep pendidikan yang menekankan bahwa ''anak sekolah harus pintar'' harus diubah total. Ini agar kita tidak terkurung dalam 'rat race,' kehidupan yang tak cerdas.

''Alasan utama orang bersusah payah secara finansial adalah karena mereka menghabiskan waktu bertahun-tahun di sekolah, tetapi tidak belajar apa pun mengenai uang,'' ujar Kiyosaki yang pernah menjadi staf pengajar bisnis dan investasi. ''Hasilnya adalah orang bekerja untuk mendapatkan uang, tetapi tak pernah belajar agar uang bekerja untuk mereka.''

Sebagai pengganti, Kiyosaki melontarkan gagasan 'how to get rich.' Ada enam kiat yang dapat diaplikasikan untuk menjadi orang kaya.
Pertama, ''Orang Kaya Tidak Bekerja Untuk Uang'' (hlm 13). Ini bisa jadi cara efektif menghindari kemiskinan. Sebab, kata Kiyosaki, orang miskin tidak memiliki kebebasan finansial dalam hidupnya. Penghasilannya selalu habis untuk membiayai kewajibannya.

Kedua, penguasaan atas empat konsep bisnis -- yaitu pemasukan, pengeluaran, neraca aset, dan liabilities. Secara detil kiat ini diungkap dalam item ''Mengapa Mengajarkan Melek Finansial'' (hlm 57).

Ketiga, anjuran untuk memulai bisnis sendiri sebagai jalan awal menuju kekayaan. Ini diungkapnya dalam bab ''Uruslah Bisnis Anda Sendiri'' (hlm 93).
Keempat Kiyosaki terasa lebih teknis, yaitu ihwal ''Sejarah Pajak dan Kekuatan Korporasi'' (hlm 105). Intinya, bila kita bagaimana mengatur pajak, maka pengetahuan ini akan mendatangkan kekayaan.

Kelima, yaitu ''Orang Kaya Menciptakan Uang'' (hlm 121). Di sini Kiyosaki membahas ihwal 'kecerdasan finansial' orang kaya dalam mengelola uang. Kecerdasan itu antara lain, dapat membedakan 'good and bad liabilities, good and bad debt, good and bad expenses,' dan 'good and bad risk.' Dibahas pula tentang investasi sebagai teknik orang kaya menciptakan uang.

Kiat terakhir yang disodorkan Kiyosaki adalah ''Bekerja Untuk Belajar, Jangan Bekerja Untuk Uang'' (hlm 149). Ajaran ini terkait dengan perubahan paradigma era informasi, dari 'school smart' ke 'school smart' dan 'street smart.' Artinya, selain diperlukan kecerdasan akademis, untuk jadi orang kaya, dibutuhkan juga 'ilmu jalanan' yang tidak didapat di bangku sekolah.

Wednesday, December 12, 2007

Yang mau saya tekuni

Setelah melalui perenungan yang panjang dan hasil dari membaca bukunya fianancial revolutionnya pak Tung maka mulai tahun 2008 saya hanya akan fokus ke 3 bidang yaitu:
1.Properti
2.EO
3.Internet Marketing

Properti saya akan fokus di sekitar rumah dulu paling jauh 2 km keliling 8 penjuru mata angin he he...
EO saya akan bermitra sama temen dan akan fokus menggarap tentang EO Parenting kebetulan saya dekat dengan Ibu Ely Risman akhli parenting di Indonesia, Actionnya bulan januari ini saya akan mengadakan seminar bekerjasama dengan IGTK (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak).
Internet Marketing, saya akan berguru kembali dengan Anneahira rencana saya akan ke Bandung setelah beliau pulang dari Haji awal Januari ini.

Itulah rencana-rencana saya ke depan dalam rangka Journey to financial freedom.

Monday, December 10, 2007

1 juta dollar

Pagi ini saya menonton acara Oprah Show, Topiknya adalah Hari keluarga Nasional.
Ada narasunber 3 kembar Kenya American yang sukses mendidik anak mereka, yang lebih hebat lagi Si Ibu ini menjadi orang tua tunggal dalam mendidik anak-anaknya, karena suaminya meninggal ketika si kembar tiga ini berumur 10 tahun.

Single Parent ini membesarkan 5 anak laki-laki, 3 kembar, semua sukses lulus kuliah. 4 orang anaknya jadi pengacara. Mereka tinggal dikota kecil Edward, Misissipi, padahal di kota itu terdapat Geng anak nakal, Narkoba, dan hal negatif lainnya, tapi ke 5 anak ibu ini tidak kena dampaknya sama sekali. Ketika ditanya apa kuncinya dia menjawab: 3 hal 'katanya', yaitu: 1. Rumah, 2. Sekolah, 3. Gereja. Wow..
Dirumah siibu membuat peraturan yang ketat dan tidak boleh dilanggar, di sekolah siibu ikut, karena ia adalah guru di sekolah anaknya tsb dan di Gereja siibu ikut menemani dan tidak dititipkan pada gereja.

Diakhir acara sikembar tiga ini memeberi pernyataaan:
Kami ingin menyumbangkan 1 Juta Dollar untuk beasiswa di jacson state University http://www.jsums.edu/.Dead line mereka menyerahkan 1 juta dollar adalah tahun 20011 dan sekarang mereka sedang menuju ke arah itu.

Sebauh pelajaran dan inspirasi yang hebat.

Saturday, November 17, 2007

Andrea Hirata


Seminggu ini saya sedang keranjingan laskar pelangi dan sang pemimpi serta ingin cepat-cepat baca Edensornya Andrea Hirata, memang sih agak telat tapi lebih baik dari pada tidak membacanya sama sekali.
Novel yang menggugah semangat dan wajib dibaca bagi pelajar dan orang tua.
Sedih, lucu dan keharuan yang mendalam ketika kita membaca novel Andrea hirata, jarang ada buku yang muncul atau biograpi yang ditulis menjadi novel dan menginspirasi pembacanya seperti ini, selain metafora yang beda dan lucu.

Dibawah ini adalah komentar seseorang yang saya ambil di http://bundaagnes.multiply.com/reviews/item/1 yang sama-sama baru selesai membaca dua novelnya Andrea Hirata:

Baru saja aku membaca buku "Sang Pemimpi", buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi. Aku belum sempat membuat review Laskar Pelangi. Tapi kesimpulanku sama, kedua buku ini sungguh memesona. Keduanya sanggup membuatku tertawa dan menangis. Bukan cuma itu, makna yang terselip dari ceritanya, daleem! Makna-makna yang tersebar itu yang membuatku menangis. Dan keunikan cerita yang dikemas dengan humor-humor yang cerdas membuatku kadang tak berhenti tertawa. Aku kagum dengan kemampuan penulis membuat metafora yang juga cerdas dan lucu. Novel ini dituturkan penulisnya berdasarkan kisah nyata. Barangkali ini lah kekuatan lain yang membuat aku sebagai pembaca merasa begitu terpikat.

Aku terheran-heran melihat seorang anak muda yang cinta mati kepada kuda hingga membuatnya lupa makan dan sekolah. Aku tertawa menyaksikan kegilaan anak-anak muda kreatif menjahili gurunya. Aku mengelus dada menyaksikan kekejaman hidup yang harus mereka pikul. Terlahir untuk melarat. Hidup mereka begitu susah bahkan sejak mereka baru bisa membuka mata.

Aku menangis haru, saat menjumpai kebeningan hati mereka. Air mataku menggenang menyaksikan bara api semangat dalam diri mereka. "Tanpa mimpi dan semangat orang seperti kita akan mati."
"Kita tak 'kan pernah mendahului nasib!"
"Kita akan sekolah ke Prancis, menjelajahi Eropa sampai ke Afrika! Apapun yang terjadi!"

Mimpi itu membuat mereka setegar karang. Dan air mataku tumpah menyaksikan kebesaran Tuhan di penghujung cerita. Subhanallah..subhanallah..hanya itu yang bisa kuucapkan. Betapa sempurnanya Tuhan mengatur potongan-potongan mozaik hidup mereka. Aku melongok hidupku. Sungguh malu rasanya aku. Diberi hidup senikmat ini tapi kadang masih juga selalu merasa kurang. Lihatlah mereka, hidup begitu kejam pada mereka. Tapi mereka tak berhenti bermimpi, tak berhenti berjuang, tak berhenti berpositive thingking. Dan...tengoklah, kun fayakun! Allahu Akbar! Seperti tongkat Musa membelah laut merah, akhirnya pungguk pun tak lagi merindukan bulan. 'Hanya' karena mimpi!

Inspiring! Buku ini membuat aku sebagai pembaca tergerak untuk tak mengabaikan mimpi-mimpiku. Semangat buku ini menulariku untuk berjuang dan terus berjuang seberat apapun tantangan yang menghadang. Dan yang terpenting, buku ini pun membuat ku semakin melihat kebesaran dan keadilan Tuhan pada umatnya.

Memang kalau saya amati, bacaan dan tontonan yang bagus adalah yang bertema kesederhanaan dan mengangkat masyarakat marginal,kelas bawah. Saya menyukai bacaan-bacaan dan tontonan sederhana yang membuat kita merasa termotivasi, semangat, dan menyadari bahwa kita sangat beruntung.

Kalo tontonan sinetron yang saya sukai seperti dulu ada ”Jendela Rumah Kita,” yang melambungkan nama Artis Desy Ratnasari, Serumpun Bambu,Keluarga Cemara, kiamat sudah Dekat,Para Pencari Tuhan (Hampir semua Karya Dedy Mizwar) Saya suka. Itulah seharusnya tontonan bagi rakyat Indonesia. Mas Wendo, Bang Deddy, Bang Andrea kami tunggu karya karyamu yang dapat menginspirasi bagi rakyat jangan melulu remaja kita disuguhi tontonan yang mengumbar kemewahan, intrik, pembunuhan, iri , dengki, klenik, budaya instan yang merusak moral dan budi pekerti.

Kekuatan dari Fokus dan Keyakinan:


Kemaren saya bertemu dengan teman lama yang dulu kami satu kantor di Solusi.
Ketika memutuskan keluar dia bertekad usaha sendiri, ternyata dia sudah di rel yang benar tinggal menunggu impian-impiannya terwujud.Buktinya adalah dia sudah mempunyai 2 media yang spesifik dan karyawannya sekitar 20 orang lebih.
Bapak ini alumni UGM dari TP(tekhnologi pertanian) angkatannya saya lupa, yang jelas dia jauh lebih tua dari saya.

Saya memanggilnya Mas Agung, kemarin saya meminta nasehat dari beliau, kenapa setelah 2 tahun saya masih belum menemukan usaha yang cocok dan fokus di satu bidang hingga saya dapat berhasil dan menjadi kebanggan keluarga, malah keadaan saya sekarang lebih mundur dari dua tahun lalu.
Dia bilang:”Din Kamu belum yakin apa yang kamu kerjakan itu berhasil” itu satu, kedua kamu tidak fokus masih plin-plan dan yang paling penting adalah Keyakinan kamu itu.”
Saya tersentak, benar apa yang di bilang sama Mas Agung ini, selama ini saya tidak yakin dengan kemampuan saya dan kurang fight dalam menjalankan apa yang menjadi keyakinan tipis saya.
Dia juga berkata:”10 macam pekerjaan jika dikerjakan oleh satu orang, pasti berantakan dan tidak menghasilkan apa-apa, tapi jika satu macam pekerjaan dijalani dengan keyakinan akan berhasil dan kesungguhan pasti dapat menghidupi 10 orang bahkan lebih.” Satu lagi pelajaran dalam kehidupan saya dapatkan.

Mas Agung ini kalo saya perhatikan memang benar-benar entrepreneur, ketika dia terlibat satu media ”Ethical Digest” nasib media tersebut di ujung tanduk dan hampir kolaps karena hutang dan manjemen yang berantakan, ketika dia ambil alih satu persatu ditata hingga sekarang menjadi salah satu media terkemuka di ceruknya. Setelah media itu jalan dia ciptakan satu media lagi yaitu OTC Digest dengan tagline ”Beli obat, baca OTC”. Kalau kita ke apotik maka kita dapat menjumpai majalah OTC Digest ini.
Mas Agung ini dari lima tahun yang lalu HandPhone dan Mobilnya masih sama kalau saya tanya dia bilang yang penting karyawan gaji tidak terlambat THR dan bonus ada serta tidak ada hutang.

Satu lagi ilmu yang saya dapatkan adalah : Kalau mau jadi pengusaha jangan cari pasar, kita harus ciptakan pasar. Cari dan ciptakan ceruk pasar (niche market) sendiri, bangun komunitas dan jagalah komunitas itu agar loyal dengan produk anda.